Ribuan Pohon Keras Disiapkan untuk Konservasi Banaran

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Ponorogo bekerjasama dengan Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kehutanan Provinsi Jawa Timur siap melakukan konservasi lahan di eks lokasi longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung pada tahun 2017 ini.

“Konservasi harus cepat dilakukan untuk menjaga stanilitas tanah di Desa Banaran, sehingga jika datang musim penghujan tidak berbahaya,”ucap Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, Harmanto.

Disebutkan Harmanto, proses konservasi akan dilakukan dengan dua cara, yaitu cara vegetasi tanaman dan secara teknis.

Untuk cara vegetasi, dilakukan dengan penanaman pohon keras jenis tahunan seperti cengkeh, kopi, durian maupun rambutan. Sedangkan untuk cara tekhnis adalah dengan pembuatan bronjong atau anggelan di 3 zona longsor.

Ada 3 instasi yang akan saling berkoordinasi dalam proses konservasi tersebut, yaitu Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, UPT Kehutanan Provinsi JawaTimur dan DAS Solo.

Kepala Dinas Pertanian Dan Perikanan Kabupaten Ponorogo Harmanto menjelaskan pihaknya sudah siap melakukan konservasi. Selain tugas, konservasi merupakan bentuk moral tanggung jawab Dinas Pertanian.

Saat ini UPT Kehutanan Propinsi Jawa Timur sudah menyiapkan 10 ribu bibit kopi dan cengkeh. Sementara DAS Solo sudah menyiapkan program kebun bibit rakyat(KBR).

“KBR tersebut nantinya akan dikelola oleh masyarakat setempat untuk melatih kemandirian,”pungkas Harmanto.(*)