SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Dalam pelaksanaan razia premanisme, anggota Polsek Wonokromo berhasil menjaring empat juru parkir liar yang beraksi di sejumlah tempat di Kota Surabaya, Selasa (15/6/2021) kemarin. Hal ini masih berkaitan dengan pemberantasan aksi premanisme sesuai intruksi Presiden RI Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit.

Keempatnya adalah MS (45) asal Omben Madura, WM (30) asal Perak Barat, MM (20) warga Bulak Banteng dan BK (36) warga Ngagel.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto mengatakan, empat jukir ini kerap mangkal di area bebas parkir minimarket. Diantaranya di Jalan Ngagel Jaya, Jalan Bagong Ginayan, Jalan Sulawesi dan Jalan Ngagel Tirta Surabaya.

“Parkir liar itu memang harus ditertibkan karena memang cukup banyak laporan masuk dari masyarakat jika aktifitas itu meresahkan,” kata Arie, Selasa (15/6).

Arie juga mengimbau agar masyarakat tidak memberikan uang kepada para jukir liar di minimarket.

“Aturannya jelas. Setiap area bebas parkir di minimarket itu pajaknya tertanggung. Mereka yang para jukir ini tidak memiliki karcis resmi dari dinas terkait. Hanya bermodal peluit saja,” imbuhnya.

Dari tangan para jukir liar ini, polisi menemukan uang tunai sebesar 350 ribu rupiah. Sementara itu, MS yang merupakan jukir di minimarket jalan Sulawesi mengaku sudah mengantongi uang sebanyak 140 ribu rupiah.

“Mulai jam 8 pagi. Sampai jam 5 sore. Sehari bisa sampai 250-300an ribu satu shift,”akunya.

Kini keempat jukir itu diamankan di Mapolsek Wonokromo dan diserahkan ke unit Sabhara untuk menjalani proses Tipiring. Ady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here