Bengawan Solo Menelan Korban

KANALINDONESIA.COM, BOJONEGORO; Satu orang warga bernama Teguh (21) warga Desa Kendalrejo Kecamatan Soko tenggelam di sungai bengawan solo usai memancing. Senin (17/7/2017) kemarin.

Menurut istri korban saksi Eli Endarwati mengatakan, awal mula korban berangkat dari rumah pukul 13.00 wib. Berangkat mencari ikan dengan cara memancing dengan menyeberang sungai bengawan solo dengan diantar oleh mertua korban Karjan (65) Desa Kendalrejo Kecamatan Soko dengan menggunakan perahu hingga ke seberang bengawan Desa Sekaran, Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro dan selesai mancing sekira pukul 15.00 Wib, korban bermaksud pulang dengan cara berenang.

” Saya sudah melarang namun tidak di hiraukan,” katanya sambil menagisi kejadian tersebut.

Lanjut istri korban, pihaknya sudah melarang untuk menyeberang sungai dengan renang saat pulang nanti. Namun, peringatan itu tidak di indahkan. Malapetaka hingga menyebabkan nyawa suaminya itupun terjadi. Korban nekat dan memaksa berenang dan tak lama berenang sekitar 15 meter dari bibir bengawan solo tersebut korban diduga kelelahan dan kehabisan tenaga. Sehingga tidak mampu berenang hingga ke seberang sungai dan hanyut terbawa arus. Jasad korban hingga kini masih tenggelam dan dalam pencarian petugas dan pihak keluarga.

Menurut Mahfudin (30) perangkat Desa setempat mendengar warganya di laporkan tenggelam di bengawan solo, pihsknya langsung menhubungi polsek setempat dan melaporkan ke tim rescue BPBD Tuban untuk segera di lakukan pencarian dan evakuasi.

” saat ini tim rescue BPBD dan forkopmda kecamatan soko ada di lokasi kejadian perkara untuk membantu proses pencarian korban”, ujarnya sambil berkordinasi. (fer)