Tabrakan Bis Madu Kismo-Dum Truck di Tuban, Butuh Waktu 1,5 Jam Keluarkan Sopir Terjepit

istimewa
istimewa
KANALINDONESIA.COM : Butuh waktu 1,5 jam untuk bisa mengeluarkan pengemudi bus Madu Kismo dan pengemudi dump truck yang terlibat kelakaan lalulintas lalulintas karambol di Jalan Raya Tuban-Semarang Km 20 tepatnya di Jati Peteng, Jenu, Tuban, Selasa(19/07/2016).

Proses evakuasi dengan menggunakan kendaraan derek tersebut berlangsung dramatis, dan akhirnya nyawa pengemudi dump truk Nopol L 9695 US, Andreas (45), warga Kabupaten Mojokerto. tak bisa diselamatkan dan akhirnya tewas di tempat kejadian perkara.

Sementara pengemudi bus malam Madi Kismo Harlan (46), warga Desa Karang Randu, Kecamatan Pecangakan, Jepara, Jateng nopol K 1477 DD yang mengalami luka berat segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Akibat laka lantas beruntun tersebut, kondisi bus dan dump truk tronton mengalami hancur pada bagian kabin depan dan petugas juga kesulitan untuk memisahkan kedua kendaraan besar keran kerasnya benturan.

“Evakuasi ini memakan waktu sekitar satu setengah jam. Akibatnya satu korban meninggal dunia dan dua mengalami luka berat,” terang Ajun Besar Komisaris Polisi (AKBP) Fadly Samad, Kapolres Tuban di lokasi kejadian perkara.

Sementara itu petugas kepolisian dari Polres Tuban masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kejadian kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan besar itu. Sedangkan sambil menunggu evakuasi korban kemacetan parah itu semakin panjang hingga mencapai sekitar 10 kilometer dari dua arah.

(wad)