Cekal Radikalisme, Ini Cara Polri Rangkul Mantan Kombatan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Sementara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Suhardi Alius menyebut program di Tenggulun itu bagian dari upaya untuk uraikan masalah, kenapa ada masyarakat yang menjadi radikal.

“Pak Deputi 1 Abdul Rahman, saya titip agar bergabung di sini (Tenggulun) dan berikan program-program. Pak Bupati, tolong setiap minggu agar ada dari Dinas Pendidikan untuk hadir di sini, memberikan materi kebangsan.

Wantimpres Mayjen Pol (purn) Sidarto Danusubroto yang juga hadir di Tenggulun berharap Masjid Baitul Muttaqien benar-benar lahirkan bibit Islam yang damai.

“Yang dilakukan BNPT dengan soft power approach ini menarik dan sangat di apresiasi dunia. Pembangunan seperti ini, amal jariyah, agar juga dilakukan di tempat-tempat lain, “ pesan dia.

Inisiasi BNPT itu juga mendapat perhatian dari Menlu Retno Marsudi. Dalam kunjungan pertamanya ke Lamongan itu, dia menguraikan bagaimana harapannya agar program perdamaian seperti di Tenggulun itu bisa sukses.

“Satu kata utama yang sering dipakai dalam perjuangan politik luar negeri Indonesia adala perdamaian. Dunia internasional Sangat menghargai peran Indonesia dalam perdamaian dunia, “ katanya menjelaskan. (Fer)