Pengawas Proyek Tol Ngawi-Solo Meninggal Tersambar Eskavator

KANALINDONESIA.COM, NGAWI: Seorang pengawas pekerjaan tol Solo-Ngawi yang berada dibawah rekanan PT Waskita Karya sebut saja Dom Dom( 52 ) ditemukan meregang nyawa di lokasi proyek tol di STH 66400 masuk Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Ngawi, (22/07/2017) malam.

Korban yang tercatat sebagai pengawas lapangan PT NSI Subkon PT Waskita saat kejadian tengah mengawasi pekerjaan pengurugan tanah di ruas tol menggunakan alat berat jenis eksvator.

Mendadak ujung eksavator tersebut menyambar korban yang berdiri tidak jauh dari lokasi alat berat ini. 

Kontan saja opreator alat berat yaitu  Istian Ariswidianto(30 ) warga Dusun Jenggrik, Desa Gaten, Kecamatan Kerjo, Karanganyar, Jawa Tengah kaget bukan kepalang ketika melihat korban roboh dan langsung menghentikan pekerjaanya.

Dalam kejadian tersebut, Dom-Dom yang berasal dari Kecamatan Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, mengalami patah tulang paha kanan demikian juga luka terbuka dibagian kepala.

“Saat kejadian begitu korban kena ujung eksavator langsung diberikan pertolongan oleh saksi maupun operator alat berat itu. Namun karena kondisi lukanya cukup parah korban meninggal dalam perjalanan sebelum sampai di Puskesmas Kauman,”terang Kapolsek Widodaren AKP Juwahir.

Akibat peristiwa ini, petugas malam itu juga langsung melakukan olah TKP untuk mengusut tuntas penyebab meninggalnya korban.

Guna mengamankan lokasi kejadian, terlihat police line masih terpasang di mesin eksavator. (dik)