Garam Langka, Polresta Kediri Sidak Produsen Garam

Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Ridwan Sahara saat sidak ke salah satu produsen garam(foto: Gendut Marmoyo)

KANALINDONESIA.COM: Polresta Kediri lakukan Sidak di produsen garam rumahan yang ada di Kelurahan Dermo, Kota Kediri.

Pihak Polresta menyidak apakah pihak pengusaha garam melakukan penimbunan hasil produksi apa tidak, karena saat ini garam mengalami kelangkaan di masyarakat dan hal itu menjadikan kenaikan harga garam hingga 50% lebih, karena perbungkus plastik isi 20 biji garam biasanya dijual Rp 1000 ,- dan saat ini perbungkus dihargai Rp 5000,- perbungkus oleh produsen.

Hal tersebut dikarenakan bahan baku garam dari Madura serta Gresik mengalami keterlambatan untuk beberapa hari ini.

Keterlambatan bahan baku dikatakan oleh salah satu pegawai pabrik garam yang ada di Jalan Merbabu, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Sementara itu menurut AKP Ridwan Sahara, Kasatreskrim Kota Kediri saat melakukan sidak di lokasi pabrik garam yang ada di Kelurahan Dermo mengatakan,”ternyata pihak produsen tidak melakukan penimbunan, karena usai berproduksi garam yang sudah siap konsumsi langsung diambil oleh tengkulak untuk dipasarkan,”ungkap AKP Ridwan Sahara, Kasat reskrim Polresta Kediri, Selasa (25/07/2017) dilokasi pabrik Garam.

AKP Ridwan menambahkan, jika saat ini kelangkaan garam di Kota Kediri masih dalam taraf wajar-wajar saja, dikarenakan bahan baku yang akan diproses mengalami keterlambatan.

“Bahan baku garam dari wilayah Madura serta Gresik sering mengalami keterlambatan dan juga karena harga bahan baku meningkat,”ungkap AKP Ridwan. 

Lebih lanjut dijelaskan Ridwan,”dan untuk ijin pihak Polresta akan melakukan kordinasi dengan Indag, karena produksi garam di Kelurahan Dermo masih memakai cara manual yaitu mencampurkan yodium pada garam dengan perbandingan 35 Kg bahan garam kasar dengan seperampat yodium lalu di slep dan setelah halus dilakukan pengopenan usai itu baru dikemas untuk dipasarkan,”pungkas Ridwan

Terpisah, hingga berita ini diturunkan pengusaha garam rumahan Budi Setyo belum bisa dikonfirmasi dan untuk ijinya pihak Polresta akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.( Gendut Marmoyo)