Kontraktor Berselisih Dengan Oknum ASN Pemkot Kediri

Ist

KANALINDONESIA.COM, KEDIRI: Kontraktor atau rekanan dari Jakarta bernama Dwi sambat pada kuasa hukumnya yang dipercaya mengurusi perselisihan dengan salah satu staf di lingkungan Pemkot Kediri terkait dengan permasalahan proyek yang dijanjikan pada Dwi di tahun 2016 lalu dan pihak Dwi sudah berikan beberapa syarat pada pihak oknum staf tersebut . 

Tri salah seorang yang diberi kuasa oleh Dwi dalam keteranganya di depan media mengatakan,”perselisihan sudah terjadi pada tahun 2016 kira-kira bulan akhir,” ungkap Tri yang asli orang Magetan.

Lebih lanjut Tri menjelaskan, awalnya Pak Dwi salah satu kontraktor  di Jakarta dijanjikan pekerjaan proyek di Kota Kediri, diantaranya pengerjaan gorong gorong dan lain lain, namun saat itu pihak oknum di lingkungan Pemkot Kediri memberikan beberapa syarat pada Pak Dwi.

“Pak Dwi diminta memberikan uang pada oknum di lingkungan Pemkot untuk mengkondisikan rekan rekan panitia lelang, ” kata Tri menirukan Cerita Dwi.

Tri juga mengatakan,”perselisihan sebenarnya sudah pernah ditempuh melalui jalur kekeluargaan, namun pihak oknum selalu berbelit-belit dan pihak korban dengan barang bukti pembicaraan melalui handphone serta foto pertemuan dengan oknum bakal melangkah ke ranah hukum kalau tidak ada komunikasi yang jelas,”tandas Tri.

Tri juga menambahkan, jika sebenarnya pihak Pemkot Kediri mengerti permasalahan perselisihan tersebut, karena pihak korban sudah pernah mengirimkan surat ke Pemkot Kediri.(Gendut marmoyo)