Oknum ASN DPU Terancam Dipolisikan, Korban Sempat Konsultasi ke Kejari Kota

Supriyadi, Kasintel Kejari Kediri Kota( foto: gendut marmoyo)

KANALINDONESIA.COM, KEDIRI: Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersolideritas dengan kontraktor ternyata Staff Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ) Kota Kediri, oknum ASN diduga melakukan janji palsu pada salah satu kontraktor yang berasal dari Jakarta.

Pihak kontraktor mengaku jika janji tersebut hanya untuk mengeruk uang miliknya sebesar Rp 400 juta lebih.

Selain itu, korban (kontraktor) mengaku sempat konsultasi hukum dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri terkait permasalahan tersebut. Dan diarahkan oleh Supriyadi Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri untuk diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu.

Lebih lanjut Supriyadi menjelaskan, pada saat itu sebenarnya sudah Ia berikan masukan untuk memakai cara kekeluargaan melalui Sekretaris DPU yang sempat dikonfirmasi.

“Sebenarnya saya sudah menjembatani hal tersebut untuk diselesaikan secara kekeluargaan dulu melalui sekretaris Dinas PU,”ungkap Supriyadi Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Kediri saat ditemui diruanganya.

Supriyadi juga menambahkan,” jika permasalahan tersebut terjadi pada 2016, dengan korban yang mempunyai bukti transkip antara Staff DPU dengan korban yang dijanjikan proyek dan pihak staf DPU meminta uang lebih dulu sebesar Rp 300 juta dengan 3 atau dua kali pembayaran,”jelas Supriadi.

Dan hingga memasuki tahun 2017 ini, permasalahan tersebut belum selesai, “bila sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak oknum ASN DPU kota Kediri, silahkan laporkan saja, karena unsur penipuan dan penggelapan serta bukti korban sudah kuat asal bukti transkip tidak hilang,”tandas Supriyadi .

Terpisah Sunyata, Sekretaris DPU Kota kediri membenarkan, bila ada permasalahan yang dilakukan oleh oknum staf DPU.

“Memang benar masalah tersebut, saat itu saya sempat dimintai tolong agar bisa selesai secara kekeluargaan. Namun bagaimana kelanjutannya saya tidak tahu,”kata Sunyata melalui telepon selulernya beberapa waktu lalu,”tandasnya.

Sunyata juga berharap masalah tersebut bisa terselesaikan dengan cara kekeluargaan,”coba nanti saya konfirmasi dulu pada staff saya,” pungkas Sunyata.(Gendut Marmoyo)