Ponorogo Pastikan Bebas Vaksin Palsu

Petugas dari Dinkes Ponorogo melakukan pengecekan di salah satu tempat layanan kesehatan
Petugas dari Dinkes Ponorogo melakukan pengecekan di salah satu tempat layanan kesehatan

KANALINDONESIA.COM :Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memastkan diri bahwa tidak ditemukan vaksin palsu yang beredar di wilayahnya.

Hal ini berdasarkan hasil pengecekan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat ke sejumlah rumah sakit, klinik, Puskesmas, dan bidan desa selama satu pekan.

Pengecekan sudah dilakukan ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dari rumah sakit hingga ke klinik kesehatan, baik swasta maupun milik pemerintah.

Karena belum menemukan adannya indikasi penggunaan vaksin palsu di Kabupaten Ponorogo, maka Dinas Kesehatan belum melibatkan pihak kepolisian dalam pengecekan tersebut. Namun sebagai tindaklanjut paska pengecekan, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan jajarannya terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan adanya vaksin palsu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini, menjelaskan,”vaksin yang beredar ke fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta semua dari Dinkes. Sebab, pemerintah merupakan pembina dari tempat pelayanan kesehatan swasta,”ucap Rahayu Kusdarini.

Disebutkanya, tempat pelayanan kesehatan yang menerima vaksin dari Dinkes lebih dari 60 lembaga, yang diantaranya adalah enam rumah sakit milik pemerintah kabupaten dan swasta, selain juga Puskesmas dan klinik kesehatan.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Ipong Muklisoni juga menegaskan bahwa tidak ada vaksin palsu di Kabupaten Ponorogo.

Penegasan tersebut karena berdasarkan hasil pengecekan dan tidak ditemukan adanya vaksin palsu.

Bupati Ipong mengungkapkan,”sebagai langkah tindak lanjut saya telah memerintahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menerapkan sistem pengawasan distribusi vaksin yang sangat ketat,”tegasnya.

(wad)