Dukun Palsu Pengganda Uang Asal Jombang, Tipu Korban Hingga Milyaran Rupiah

pasutri yang berprofesi sebagai dukun palsu penganda uang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Reza (25) dan Tata Pradita (26) pasangan suami istri (Pasutri) yang menipu para korbannya sebagai dukun palsu yang berdalih bisa menggandakan uang, diamankan Polisi. Tak tanggung-tanggung, pasutri ini berhasil menipu korbannya hingga milyaran rupiah.

“Hasil pemeriksaan sementara ada dua orang yang menjadi korban dalam aksi tersangka, dengan total nilai masing-masing yakni Rp 1,6 M dan Rp 150 juta,” kata AKBP Agung Marlianto, selaku Kapolres Jombang, pada Kamis 27 Juli 2017.

Agung menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka, yang baru satu tahun menjalankan praktek penipuan berkedok dukun, tersangka berdalih pada korbannya bisa menggandakan uang, namun hingga waktu yang dinanti-nanti korban tidak mendapatkan uang yang dijanjikan para tersangka tersebut, hingga korban melaporkan kejadian tersebut pada pihak Kepolisian.

Lanjut Agung, modus operandi yang dilakukan para tersangka yakni dengan cara menawarkan barang antik berupa samurai seharga Rp 10 Triliun serta sebuah Tokek seharga Rp 150 Milyar. Yang membuat para korban tertarik untuk melihat barang -barang pusaka tersebut.

“Sesampainya di rumah pelaku, para korban ditunjukkan dua peti yang berisi tumpukan uang dan dalam kondisi terkunci, tersangka mengatakan masih dalam proses penggandaan. Korban yang akhirnya percaya dan menuruti kemauan para pelaku dengan menyetorkan sejumlah uang,” imbuhnya.

Kedua pasutri ini sedang meringkuk di Polres Jombang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Para pelaku diancam dengan pasal 378 kitab undang undang hukum pidana dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun.

“ tidak menutup kemungkinan, akan ada korban lain, dari praktek dukun palsu yang dilakukan oleh kedua tersangka tersebut. Untuk itu pada masyarakat yang pernah mengalami kejadian yang serupa hendaknya segera melapor ke Polres Jombang,” imbuh Agung.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di perumahan Metro Graha Tunggorono Desa Tunggorono Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang Jawa Timur, mendadak heboh pada Kamis 27 Juli 2017 dini hari. Puluhan warga menggeruduk salah satu rumah di Blok C/10 yang dijadikan praktek oleh pasutri dukun palsu pengganda uang tersebut.(elo)