GP Ansor Jombang, Siap Tampung Eks Anggota HTI

pengurus GP Ansor Jombang dan Kapolres Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdatul Ulama Kabupaten Jombang, Jawa Timur menegaskan siap membina dan merangkul warga yang menjadi mantan anggota dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) usai dibubarkan oleh pemerintah. Pembinaan tersebut dapat dilakukan melalui Mejelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor yang merupakan lembaga semi otonom di GP Ansor Jombang.

“Di Rijalul Ansor kami siap untuk berdiskusi, menjawab keraguan serta mengembalikan pemahaman bagi eks anggota HTI untuk kembali beragama Islam yang rahmatan lil alamin, berhaluan ahlu sunnah wal jama’ah (aswaja), memahami bahwa agama (Islam) dan nasionalisme itu tidak bisa dipisah-pisahkan, saling mengisi dan menguatkan. Bahwa Pancasila, NKRI, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, tidaklah bertentangan dengna ajaran Islam. Bahkan ini memandu kita dalam hidup berbangsa dan bernegara, untuk itu harus kita hormati,” kata Zulfikar Damam Ikhwanto selaku Ketua GP Ansor Jombang saat ditemui wartawan, Sabtu 29 Juli 2017.

Zulfikar menjelaskan, Rijalul Ansor merupakan media berdakwah di GP Ansor. Disamping menjadi majelis dzikir dan sholawat, juga sekaligus menjadi mejelis ilmu.

“Di Rijalul Ansor ini bertujuan di antaranya untuk merevitalisasi nilai dan tradisi NU, selain itu juga melakukan kajian berbagai problematika keislaman, membahas tentang aqidah ahlu sunnah wal jama’ah an nahdliyah, juga berbagai macam pemahaman soal Islam, termasuk strategi dakwah,” imbuhnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, AKBP Agung Marlianto selaku Kapolres Jombang, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh GP Ansor yang mau menampung mereka (red: eks anggota HTI) ,dimana sudah tidak lagi menjadi bagian dari HTI. “Patut kita apresiasi langkah dari ormas yang ada di Jombang yang merangkul mereka, salah satunya termasuk GP Ansor. Selain itu juga ada Pemuda Muhammdiyah yang juga siap dalam melakukan pembinaan,” pungkas Agung.(elo)