Pelaku Pembunuhan Sadis Di Jombang, Tertangkap di Kediri

pelaku diamankan di Mapolres Jombang
pelaku diamankan di Mapolres Jombang

KANALINDONESIA.COM : Polres Jombang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan dengan korban Mufidatul Humairoh (18), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, Jombang yang jenazahnya ditemukan warga di belakang warung diarea persawahan tepi jalan raya Madiun – Surabaya, Sabtu (23/07/2016).

Pelaku dibekuk saat akan mengambil hasil penjualan sepeda motor milik korban, di wilayah Kabupaten Kediri

Kejadian berawal saat Mufidatul Munawaroh gadis baru lulus Madrasah Aliyah tersebut berpamitan kepada keluarganya untuk menemui teman di sekitar SPBU Perak, Senin (4/7/2016) sekitar pukul 20.00 WIB lalu.
Korban yang mengendarai Honda Beat nopol S 6036 YB tersebut tak kunjung pulang. Yang kemudian orang tuanya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perak.

Jenazah korban baru ditemukan Jumat siang (15/07/2016) di belakang warung yang berada di area persawahan tepi jalan raya Madiun – Surabaya, tepatnya Desa/Kecamatan Perak.
Kasubag Humas Polres Jombang, Iptu Dwi Retno Suharti mengungkapkan, polisi berhasil mendapatkan petunjuk yang mengarah kepada pelaku setelah kita minta keterangan sejumlah saksi, akhirnya dilakukan pengejaran terhadap pelaku MA dan tertangkap di Kabupaten Kediri saat akan mengambil hasil penjualan motor korban.

Dijelaskanya, pelaku tergolong sangat sadis, sebab kepala korban dipelintir sampai ke belakang hingga 180 derajat, setelah korban tersungkur pelaku menusuk leher korban dengan pisau yang dibawanya dari rumah.

“Tak hanya itu, pelaku juga menusuk dada korban sebanyak dua kali, pergelangan tangan dan pergelangan kaki masing-masing satu kali. Kemudian pelaku kabur membawa handphone dan sepeda korban,” Paparnya.

Selain MA pelaku pembunuhan tersebut, pihak kepolisian juga mengamankan lima penadah hasil curian atau penjual barang bukti motor honda beat secara berantai penjualannya yakni PM, WM, NN, MST, dan BD. “Mereka semua dijebloskan kedalam tahanan, dan barang bukti di amankan di Mapolres Jombang,” Imbuhnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 339 KUHP serta Pasal 365 KUHP ayat 1 dan 3, dengan ancaman hukuman paling rendah 20 tahun dan paling tinggi hukuman mati,” Pungkasnya.
(an)