Pedagang Bendera Musiman Mulai Marak Di Lamongan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN: Dua pekan menjelang perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia, para pedagang bendera musiman tampak mulai bermunculan di berbagai titik wilayah Kabupaten Lamongan. Pedagang bendera tersebut mayoritas berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Satu di antara pedagang bendera asal Garut, Yudi (30) tahun, mengaku setiap tahun banyak pedagang asal Garut yang berjualan ke beberapa wilayah di Pulau Jawa termasuk Lamongan, Jawa Timur.

“Kebanyakan pedagang bendera di Lamongan itu asal Garut, termasuk saudara-saudara saya juga banyak yang berjualan di sini,” ujar Yaya kepada awak media ini di depan salah satu Balai Pengobatan Karanggeneng Lamongan, Senin (31/7/2017).

Ia sudah beberapa hari belakangan tiba di wilayah Karanggeneng untuk menjual berbagai atribut itu. Meski belum sepenuhnya ramai, namun ia mengaku para pembeli telah mulai berdatangan.

“Dari pengalaman setiap tahun, para pembeli akan mulai ramai sejak memasuki awal bulan Agustus hingga sesaat menjelang tanggal 17 Agustus,” tambahnya.

Ia membeberkan, untuk jenis bendera merah putih dipatok dengan harga Rp 10.000 sampai Rp 30.000 per lembar. Sedangkan untuk umbul-umbul Rp 20.000-Rp 40.000, bandir Rp 40.000, dan background dijual dengan kisaran harga antara Rp 200.000 – Rp 400.000 tergantung kualitas bahan dasarnya.

Sementara itu, Samirin, salah satu pembeli mengaku setiap tahunnya membeli bendera dan umbul-umbul untuk menyemarakkan perayaan HUT Kemerdekaan RI. Selain membeli bendera untuk dikibarkan di rumah, ia mengaku tengah mencari umbul-umbul untuk kelak di pasang di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kalau hari-hari seperti sekarang ini saya biasa beli. Ya untuk memeriahkan sekaligus menghormati peringatan kemerdekaan,” pungkasnya. (omdik)