Dewan Dapat Tambahan Tunjangan, 18 Mobil Dinas Dikembalikan

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko bersama Ketua DPRD Jombang Joko Triyono saat melakukan pengecekan mobil dinas di depan ruang komisi DPRD Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Hak Keuangan dan Administratif DPRD Jombang menjadi Peraturan daerah (Perda) dalam sidang paripurna pada Senin 31 Juli 2017. 18 mobil dinas (red : mobdin) yang selama ini digunakan anggota DPRD harus dikembalikan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.

“berdasarkan PP Nomor 18 Tahun 2018 mobdin itu memang harus kita kembalikan. Sebenarnya mobdin itu memang kita butuhkan untuk operasional dinas, tapi konsekuensi menerima tambahan tunjangan, ya kita tetap kembalikan saja mobdinnya,” kata Joko Triono selaku Ketua DPRD Jombang kepada awak media saat pengecekan mobil usai sidang paripurna.

Joko menambahan, untuk selanjutnya anggota DPRD akan menggunakan mobil pribadi atau angkutan umum dalam berdinas. “Saat ini kita harus menggunakan mobil pribadi, atau ngojek itu terserah teman-teman anggota DPRD,” papar Joko.

Pernyataan serupa juga diungkap Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Menurutnya  juga setelah penetapan Perda itu secara otomatis 18 mobil dinas anggota DPRD harus dikembalikan. “Mulai hari ini setelah Perda diputuskan, mobil dinas ini harus dikembalikan ke Pemda,” tegasnya.

Lanjut Nyono, usai dikembalikan sebagian mobil akan digunakan untuk dinas baru yang belum memiliki. “Kendaraan kondisinya saat saya cek masih bagus-bagus. Kalau ada lecet-lecet maklum saja dari pemakaian. Mungkin nanti sementara untuk dinas baru yang belum memiliki kendaraan,” tukas Nyono.

Sementara dalam pengecekan mobil dinas kemarin selain Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko dan Pimpinan DPRD Jombang Joko Triyono, juga terlihat Wakil Bupati Jombang Mundjidah Wahab serta Sekdakab Jombang Ita Triwibawati.(elo)