Seorang Pengendara Motor Terlindas, Truk Muatan Matrial Sirtu Proyek Tol

jenasah Ngadik sebelum dievakuasi petugas

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Ngadik (42) seorang pengendara motor asal Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, tewas di lokasi pembangunan jalur overpass jalan tol Jombang – Mojokerto, Dusun Rembugwangi, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Jombang, Jawa Timur, Selasa 2 Agustus 2017. Korban tewas setelah truk yang ada di depannya tiba-tiba mundur dan melindas korban.

“ truk muatan sirtu yang dari arah selatan ke utara tiba-tiba mundur, karena tak kuat saat menanjak mas, meski sudah di rem truknya masih mundur, dan melindas pengendara motor di belakangnya,” kata Samsul Hadi warga setempat yang melihat langsung kejadian tersebut.

Lanjut Hadi, warga yang melihat kejadian itu langsung melapor ke Kepala Desa (Kades) dan perangkat Desa setempat, untuk segera melakukan evakuasi jenazah korban.” Nunggu ambulan dari rumah sakit lama, akhirnya warga minta bantuan ambulan dari MHI mas,” ujarnya.

Baca:  Sambut Idul Adha, Kurban Online Baznas Berdayakan Peternak di Desa

Sementara itu Arif Budiarjo selaku Kepala Dusun setempat, mengaku bahwa diarea tersebut memang sering terjadi kecelakaan, dan kecelakaan ini adalah kali keduanya dengan akibat korban meninggal dunia.” Tiap hari ada kecelakaan mas, kemarin saja bidan Desa juga terjatuh di jalan ini,” papar Arif.

Saat disinggung apa penyebab seringnya terjadi kecelakaan di areal tersebut, arif menjelaskan, kontur jalan yang masih buruk dan kemiringan jalan yang mencapai 45 derajat, dianggap sebagai pemicu sering terjadinya kecelakaan disekitar area tersebut.

“pembangunan over pass belum selesai mas. Para pengguna jalan harus melewati jalur darurat yang kondisinya menanjak. Jalan tersebut dalam proses pemadatan. Hanya jalur tersebut satu-satunya akses jalan masyarakat setiap harinya,” tandasnya.

Baca:  Tim SAR Evakuasi Mayat Laki-Laki di Aliran Bengawan Solo

Imbuh Arif, meski sudah sering protes ke pihak MHI, namun protes warga selama ini tidak pernah mendapatkan respon, dan justru pihak MHI berdalih bahwa ini adalah proyek Negara.

Akibat kejadian ini M Khusaini (57), warga Dusun Nglinguk, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang mengemudikan truk Mitsu  dengan Nomor Polisi S 8693  NC, diamankan di Polsek Kesamben untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara itu sepeda motor Beat nopol S 4188 ZM dan dum truk diamankan di Satlantas Polres Jombang. “Kerugian materiil diperkirakan Rp1 juta,” ujar Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman.(elo)