Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Kajari Pamekasan Dinonaktifkan

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M Rum (kiri)

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Muhammad Rum memastikan sejak Kepala Kejaksaan Negeri(Kajari)Pamekasan Rudy Indra Prasetya ditetapkan sebagai tersangka kasus suap penanganan perkara pengelolaan dana desa maka otomatis sudah dinonaktifkan dari jabatannya.

“Sekarang ini sudah dinonaktifkan, karena dia sudah tersangka,” kata M Rum.

Kendati demikian, Rudy Indra tidak bisa langsung diberhentikan dari statusnya sebagai pegawai negeri sipil, mengingat aturan yang berlaku yaitu menunggu hasil kepastian hukum tetap atau inkracht saat proses pengadilan nantinya. Setelah kasus inkracht,Rudy akan diberhentikan oleh Kejagung.

“Sudah pastilah (diberhentikan). Itu sudah tersangka itu sudah dinonaktifkan dia, tapi melalui mekanisme yang ada tidak langsung saja tidak ada mekanisme,” katanya.

Baca:  Tujuh Tersangka Kasus Kriminal, Digelandang Polres Pamekasan

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap penyelenggara negara dan penegak hukum di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada hari Rabu, 2 Agustus 2017.

Diduga, OTT yang dilakukan KPK ini terkait penggelapan dan penggunaan dana ADD Kabupaten Pamekasan tahun Anggaran 2015-2016. Kasus ini ditangani pihak Kejari Pamekasan.(*)