Polisi Selidiki, Dugaan Penyimpangan Dana BK di Disperta

proyek pembangunan jaringan irigasi tingkat usaha tani di Desa Bandar Kedungmulyo, yang kondisinya rusak

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Rusaknya sejumlah bangunan saluran irigasi  yang didanai oleh Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jatim tahun anggaran 2016, membuat aparat Kepolisian Jombang melakukan penyelidikan, hal ini dikarenakan bangunan jaringan irigasi yang belum satu tahun itu sudah mulai rusak.

“rusaknya itu sudah lama mas, kira-kira satu bulan setelah selesai dikerjakan, bangunannya sudah rusak,” Kata Arif (38) warga setempat saat ditemui kanalindonesia.com, pada Rabu 2 Agustus 2017.

Hal ini membuat aparat kepolisian mengusut adanya dugaan penyimpangan proyek pembangunan jaringan irigasi di Dusun Kedunggabus, Desa Bandar Kedungmulyo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Bahkan polisi juga sudah memanggil kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.

Baca:  Kedapatan Bawa Sajam, 2 Pemuda Diamankan SatReskrim Polres Ogan Ilir

“kemarin yang bersangkutan (red : Kepala Disperta) sudah kita panggil. Saat ini penyelidikan masih berlanjut, dalam waktu dekat kita akan kembali panggil kembali saksi-saksi yang berkaitan dengan proyek itu,” ungkap AKP Wahyu Norman Hidayat selaku Kasatreskrim Polres Jombang, Sabtu 8 Agustus 2017.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, sebelumnya  Hadi Purwantoro selaku,  Kepala Dinas pertanian (Disperta), Kabupaten Jombang, sudah dimintai keterangan oleh pihak penyidik Kepolisian, namun pihak penyidik masih perlu melakukan pemanggilan ulang. “ pemanggilan kemarin masih kita mintai keterangan awal, kebetulan kita minta ditunjukkan dokumen program, tapi kemarin belum dibawa, kata pihaknya (red : Hadi Purwanto) akan segera disampaikan, namun sampai sekarang kami belum menerima,” paparnya.

Baca:  Nekat Sikat Motor, 2 Pelajar Diamankan Polisi

Saat disinggung kapan jadwal pemanggilan Kepala Disperta tersebut.”Yang pasti secepatnya kita panggil kembali, kita juga akan kembangkan ke pengerjaan proyek yang lain, informasinya selain yang di Kedunggabus, beberapa pekerjaan lainnya juga terindikasi bermasalah,” tukasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah melalui sambungan telephon seluler kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Hadi Purwantoro belum bisa memberikan keterangan karena jadwal kegiatannya sangat padat. ” saya masih dilapangan mas, besok juga sudah ada jadwal kegiatan dengan pak Bupati,” pungkasnya.(elo)