5 Nelayan Asal Paciran Masih Dinyatakan Hilang

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Sudah lebih dari 20 hari ini satu kapal nelayan KM Jati Kencono yang berisikan 5 Anak Buah Kapal (ABK) asal Paciran, Lamongan, Jawa Timur, masih hilang kontak. Belum diketahui keberadaan ke 5 ABK, sementara pihak keluarga masih tetap berharap nahkoda dan seluruh ABK ditemukan dalam keadaan selamat.

KM Jati Kencono yang hilang kontak dinakhodai Ahmad Mujud dan 4 ABK yang belum ditemukan. Hingga minggu (6/8/2017), ke 5 ABK tersebut masih dinyatakan hilang selama 23 hari.

“Hingga hari ini 5 ABK asal paciran belum ditemukan. Ke 5 nelayan tersebut menggunakan kapal berukuran medium,” kata Muhklis Perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Paciran.

Sementara pihaknya sudah memberi laporan dan bekerja sama dengan seluruh Petugas Kepolisian Air dan udara (Polairud) wilayah jawa timur, untuk membantu pencarian ke 5 nelayan tersebut.

Baca:  Pleno KPU Lamongan Tetapkan 1.048.497 DPS Akan memilih Pada 2.346 TPS

“Kami sudah bekerja sama dengan Polairud jawa timur Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban agar membantu mencari 5 nelayan asal paciran yang hilang,” paparnya.

Sementara, Kapal Motor Nelayan (KMN) Jati Kencono asal Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, merupakan kapal pencari ikan yang berisikan 5 ABK termasuk nahkoda, di antaranya Ahmad Mujud, Zainul Arifin, Fian, dan Zainudin.

Ke 5 nelayan tersebut awalnya bertolak melaut untuk mencari ikan diperairan Madura berasama sama. Biasanya mereka melaut hanya selama 5 sampai 7 hari, sejak Jumat malam (21/7), namun hingga berminggu minggu belum kembali.

“Kami berharap mereka ditemukan dalam keadaan selamat. Meskipun tidak selamat, minimal jasad mereka bisa dipulangkan ke rumah masing masing untuk disemayamkan, tapi mudah mudahan ke 5 nya kembali dengan selamat dan sehat,” ucapnya. (Fer)

Baca:  Desa Canditunggal Terima Anubhawa Sasana Sebagai Desa Sadar Hukum dari Kemenkum HAM