Gerebek Judi Dadu, Dua Pria Diamankan Polisi

tersangka G yang berperan sebagai bandar saat diamankan polisi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Tim Resmob Satreskrim Polres Jombang, menggerebek arena judi dadu yang digelar di Dusun Mojotengah, Desa Mojokambang, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang Jawa Timur, pada Sabtu 5 Agustus 2017, malam.

Dari penggerebekan tersebut petugas mengamankan dua orang pria yang terlibat judi dadu tesebut. Mereka yakni GS  (53), warga Dusun Mojotengah, Desa Mojokambang, Kecamatan Bandar Kedungmulyo dan SK (49), asal Desa Klepek, Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri. “tersangka G berperan sebagai bandar judi, sedangkan SK sebagai penombok,” kata AKP Wahyu Norman Hidayat selaku Kasat Reskrim Polres Jombang, Minggu 6 Agustus 2017.

Menurut penjelasan Norman, penggerebekan judi dadu dilakukan bermula dari keresahan warga dengan aktivitas perjudian yang digelar sejumlah pria di  area Desa setempat. Meski warga sudah mengingatkan agar tidak menggelar perjudian, namun para pejudi dan dimotori sang bandar tak menggubrisnya. Selanjutnya warga melaporkan perjudian ke pihak berwajib.

Baca:  MUI Temukan Dugaan Penyimpangan di Padepokan Dimas Kanjeng

Lanjut Norman, tak lama kemudian sekitar 5 orang anggota resmob datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan ternyata perjudian dimotori seorang bandar yang juga warga setempat. Baru setelah cukup bukti petugas melakukan penggerebekan.

“Dari sekitar 50 orang yang bergerombol, kita berhasil mengamankan dua pria yang berperan sebagai bandar dan penombok dengan barang bukti satu set alat judi dadu, uang tunai Rp 800 ribu, satu lembar banner untuk alas serta sebuah senter,” rinci Norman.

Imbuh Norman, selanjutnya kedua pelaku, beserta sejumlah barang bukti diamankan ke Mapolres Jombang untuk kepentingan lebih lanjut, serta memburu tersangka lain. “Mereka diancam pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun,” pungkas Norman.(elo)

Baca:  Polisi Buru Tersangka ke 3 kasus Aborsi di Sebuah Hotel di Magetan