Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 17 Juni 2021 - 18:16 WIB

Dua Penculik Ara Diadili, Jaksa Hadirkan Orang Tua Korban Sebagai Saksi

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kasus penculikan Ara (7), yang dilakukan oleh Oke Arry Aprilianto (34) dan Adnanyyun Hamida (35) akhirnya bergulir di meja persidangan. Keduanya yang masih ada hubungan saudara dengan orang tua korban kini duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa.

Pada sidang perdana yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulfikar hadirkan orang tua Ara, yakni Safrina Anindya Putri, Tri Budi, Ara dan Musrafah.

Penculikan itu berawal dari adanya permasalahan antara Hamida dan Safrina. Hal tersebut dipicu warisan rumah. Ia juga merasa sakit hati sebab ibu Ara menampar anaknya, Nabila. Penamparan itu dianggap sebagai tindakan yang keterlaluan.

Safrina mengaku, kali pertama mengetahui anaknya itu sudah tidak ada pada 23 Maret 2021 sekitar pukul 15.00. Biasanya Ara pasti pulang saat azan telah berkumandang. Namun, setelah ditunggu, anaknya tersebut tidak kunjung pulang.

Baca Juga  Rektor UK Petra Surabaya Resmikan 4 Laboratorium

“Biasanya kalau Zuhur itu, Ara pasti pulang. Dia selalu tidur siang setelah bermain. Saya langsung mencari anak saya di sekitar rumah. Juga mendatangi rumah teman-temannya. Tapi Ara tidak ada,” kata Safrina saat dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Sulfikar untuk diminta keterangannya di PN Surabaya, Kamis (17/6/2021).

Safrina menambahkan, setelah mengetahui Ara hilang, ia akhirnya membuat laporan orang hilang di kepolisian. Lalu pada Jumat (26/3/2021), Hamida ditangkap di kosnya terlebih dahulu. Setelah itu suaminya yang ditaangkap di Pasuruan.

“Istrinya terlebih dahulu yang dibawa ke polsek sebelum diserahkan ke Polrestabes Surabaya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Musrafah, istri pertama Oke, ketika dimintai keterangannya terkait Ara, ia membenarkan. Ia mengaku saat itu Ara dibawa ke rumahnya. Oleh Musrafah, sempat ditanyakan juga siapa anak tersebut. Namun, Oke menjawab jika Ara adalah anak dari istri sebelumnya.

Baca Juga  Jenderal TNI Dudung diangkat Masyarakat Sumba Timur Sebagai Saudara Sulung

“Suami saya tidak cerita kalau itu bukan anaknya,” ujarnya.

Musrafah mengaku, ia baru mengaku Ara bukan anak dari suaminya itu setelah polisi mendatangi rumahnya pada Sabtu (27/3/2021). Dan ia juga baru mengetahui jika Oke mempunyai istri siri yakni Hamida saat diberi informasi oleh petugas.

“Saya sama suami saya memang tidak punya anak. Saya baru tahu kalau suami saya telah memiliki istri selain saya,” paparnya.

Saat diminta mengenai tanggapannya atas keterangan para saksi, kedua terdakwa yang saat ini ditahan di Mapolrestabes Surabaya, membenarkanya. ”Benar, Pak Hakim,” ujar terdakwa.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 83 jo 76 F nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. Ady

Share :

Baca Juga

Ekbis

Wabup Ponorogo Lisdyarita Launching Pendampingan Penerbitan 1000 NIB UMKM

Birokrasi

Saat di Surabaya, Buronan Koruptor PT Bank Mandiri Cabang Prapatan Jakpus Ditangkap Kejagung dan Kejati Jatim

Jabar

Kasat Lantas Polres Karawang Terima Kunjungan Silaturahmi Gerkatin

Birokrasi

Baru Jual Sepoket Sabu, Pengedar di Putat Jaya Ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya

Jatim

UMKM Produk Kopi, UD Cangkir di Rembang Jawa Tengah, Sukses Memiliki 300 Reseller Berkat Mentoring dari Semen Gresik

Jabar

Cegah Covid-19 Posko PPKM Kecamatan Indramayu Bagi 100 Masker Gratis

Jatim

Peduli Warga Isoman, OPD Pemkot Kediri Bersinergi Bagikan 79 Paket Sembako dan Masker

Jatim

Yustisi Penertiban Jam Malam, di Sidoarjo Masih Banyak Warkop yang Bandel Pengunjung Ditilang Petugas