Bawa Kabur Uang Penjualan BBM, Karyawan SPBU di Ngawi Dicokok Polisi

KANALINDONESIA.COM, NGAWI: Polres Ngawi amankan HM(37) warga Desa Bacem, Kecamatan Kebonsari, Madiun seorang karyawan SPBU di Dusun Wates, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi lantaran diduga gelapkan uang senilai Rp 89 juta hasil penjualan BBM pada dua bulan lalu tepatnya 5 Juni 2017 sekira pukul 08.00 WIB.

Kontan saja Bagus Rizki Dinarwan warga Tanjungrejo, Madiun, selaku pemilik SPBU tersebut langsung melaporkan aksi pencurian ke Mapolres Ngawi. Setelah ditelusuri petugas dengan mengumpulkan sejumlah saksi pada 27 Juli 2017 lalu ternyata HM mengakui sebagai pelakunya.

“Selama penyidikan pelaku masih bekerja di SPBU dimana kejadian pencurian terjadi. Dengan modus terkesan panik saat kejadian berlangsung namun dari hasil reka ulang dan saksi kejadian tidak membuatnya berkutik dihadapan petugas,”terang Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Andy Purnomo.

Baca:  Diduga Nekat Curi Televisi, Pelajar SMP Ngawi Diamankan Polisi

Jelasnya, untuk memuluskan aksinya HM terlebih dahulu mengamati situasi dengan memanfaatkan shif pergantian jaga. Setelah dirasa aman pelaku menyelinap masuk kedalam locker kantor dan mengambil uang dengan dibungkus dua amplop yang berisi total mencapai Rp 89 juta.

Agar aman uang puluhan juta itu dimasukan kedalam tas dan jaket kemudian pelaku kabur.

Atas kejadian ini HM sebagai terduga pelaku pencurian dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara.

Dari pengakuan pelaku, uang itu dipergunakan untuk membayar hutang kepada pihak lain.

Polisi mengamankan barang bukti dari tangan HM berupa dua amplop dan tas serta jaket. (dik)