Warga Morosunggingan Mengeluh, Jalan Desa Rusak Akibat Adanya Aktifitas Tol

jalan Desa yang rusak akibat dilewati kendaraan berat, yang memuat matrial tol

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Jalan yang menghubungkan Desa Kebontemu dan Morosunggingan Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kini kondisinya rusak. Diduga hal ini dikarenakan, adanya kendaraan truk yang mengangkut matrial tol, yang sering melintas diarea tersebut.

“ kalau malam malah banyak mas, ada 10 armada memuat matrial tol yang lewat bersamaan. Tiap hari jalan ini dilewati kendaraan dari tol mas, makanya rusak,” kata Saean (45) warga setempat, Selasa 8 Agustus 2017.

Hal senada juga diungkapkan oleh Siti (49) warga Morosunggingan, pihaknya mengaku bahwa setiap hari kendaraan matrial tol lewat, melewati jalur tersebut.” Baru aja jalannya diperbaiki sudah dilewati kendaraan tol, makanya jalannya mleok-mleok mas,” ungkapnya.

Baca:  Ekspor Jawa Timur Naik

Sementara itu Miftakhul, selaku Kepala Desa setempat membenarkan bahwa, adanya aktifitas tol mengakibatkan sejumlah kendaraan berat, melewati jalan Desa tersebut, dan mengakibatkan kerusakan.” Sudah tiga kali diberbaiki tapi ya masih saja rusak mas, lawong tiap hari kendaraan tol lewat jalan ini,” tegasnya.

Tio selaku humas dari PT. Hutama Karya (HK), saat dikonfirmasi terkait rusaknya jalan Desa di area Morosunggingan-Kebontemu, pihaknya mengatakan bahwa untuk mobilisasi armada yang ke tol, dengan memuat tanah urug semuanya melewati jalan tol.

” Untuk armada yang melintas itu kan banyak mas, dan semua armada yang mengangkut matrial tol melalui jalur tol, selain itu kita belum bisa pastikan bahwa armada yang melintas itu belum tentu dikirim ke pembangunan tol,” ujarnya.

Baca:  Najmul Bantah Ada Mutasi di Eselon II

Lanjut Tio, pihak kita beli matrial jenis urug atau sirtu, itu kita belinya dengan harga ditempat, artinya kita beli dengan harga sampai di lokasi tol.” Untuk urusan di jalan itu murni tanggung jawab sub kon (red : penjual matrial urug atau sirtu), karena perhitungan harga kita semua sudah inklut didalamnya, mas” pungkasnya.

Dari pantauan dilapangan, sejumlah jalan disekitar area tol, mengalami kerusakan, seperti di Desa Carangrejo, Watudakon, Tengaran, Morosunggingan, mengalami keruskan yang cukup, parah bahkan bisa membahayakan para pengguna jalan yang melintas.(elo)