Kemenpora Tak Lanjutkan Proyek, Pembangunan GOR Basket di Medan Mangkrak

KANALINDONESIA.COM, MEDAN: Keinginan  masyarakat olahraga Sumatera Utara  khususnya insan bola basket memiliki GOR Basket permanen, sepertinya masih harus tertunda. Hal ini karena Proyek Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang  memang dialokasikan untuk pembangunan GOR Basket, kini pengerjaannya terhenti.

Bangunan yang sempat dikerjakan di kawasan Jalan Pancing Medan Estate, kini terkesan mangkrak (terbengkalai) bagai gedung tidak bertuan.

Informasi dikumpulkan di lapangan, terbengkalainya pembangunan GOR Basket ini karena pihak Kemenpora tidak lagi melanjutkan proyek tersebut, setelah sebelumnya pelaksana proyek (pemborong) disebut-sebut wanprestasi, gagal menyelesaikan pekerjaan  sesuai ketentuan yang disepakati sebelumnya.

Kondisi ini sangat disayangkan. Sebab pembangunan gedung sesungguhnya sudah mencapai 90 persen.

Baca:  New Normal Covid-19, Pocari Sweat Run Digelar Secara Virtual

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) cq Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut juga tidak bisa berbuat banyak, sebab  keberadaan gedung tersebut masih dalam penguasaan Kemenpora.

Keterangan lain  dikumpulkan di lapangan menyebutkan, Kemenpora semula mengalokasikan anggaran sekira Rp 9 Miliar melalui APBN 2016 untuk pembangunan GOR Bola Basket lengkap dengan tribune untuk penonton.

Namun sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat tentang efisiensi keuangan negara, hampir semua proyek yang menggunakan APBN dikenakan “pemangkasan”, termasuk untuk pembangunan GOR Basket ini.

Karenanya anggaran  yang semula dianggarkan Rp 9 Miliar, menciut menjadi Rp 2,3 Miliar.

Pembangunan GOR itu pun tidak lagi dirancang untuk tempat pertandingan, tetapi menjadi sarana tempat latihan.

Baca:  Hut Kopassus ke-65 Gelar Danjen Kopassus Sport Climbing Competision 2017

“Pelaksanaan pembangunan   gedung terkesan  agak telat, karenanya hingga batas waktu ditentukan (31 Desember 2016),  belum rampung,” ujar sumber  yang tidak ingin disebut namanya.

Namun demikian, pemerintah (Kemenpora) dalam pembangunan gedung ini tidak dirugikan. Sebab pelaksanaan pembangunan sudah  mencapai sembilan puluh persen, sementara anggaran yang dikeluarkan diperkirakan baru 30 hingga 40 persen.

Sekum Perbasi Sumut Darsen Song ketika dikomfirmasi menyayangkan pembangunan GOR yang sangat diidam-idamkan insan basket daerah ini terkesan mangkrak, bagai gedung tidak bertuan.

“Kita berharap Kemenpora mendapatkan solusi terbaik sehingga pembangunan gedung dapat dilanjutkan,” tambahnya.

Darsen berpendapat, Kemenpora sesungguhnya dapat menampung kembali anggaran pembangunan dalam APBN P sehingga pembangunan GOR Basket bisa dilanjutkan. (gardo)

Baca:  Siswa SMA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan Juara Harapan 1 Di SIBBA CUP 2018 Jawa Timur