Jangan lupa mampir! Jajan Jambu Madu Khas Pesisir Pantura Lamongan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Siapa yang tak kenal dengan jambu air? Ya, buah khas Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, itu bisa menjadi salah satu teman untuk menghilangkan dahaga. Selain buahnya lembut dan manis juga segar rasanya, apalagi setelah seharian perjalanan jauh jambu madu bisa mengobati rasa lelah.

Buah komoditas andalan Kota soto ini memang belum merata penyebarannya, terutama di luar daerah Lamongan, biasanya kita bisa mendapatkannya di supermarket atau toko buah, itu pun dengan stok terbatas. Namun saat ini di Lamongan sedang musim panen jambu madu jadi buahnya melimpah.

Apabila Anda berpergian dan menempuh jalur pantura, jangan lewatkan untuk mampir di Paciran, tepatnya di desa tunggul! Tampak pedagang jambu madu berjualan disepanjang jalan.

Baca:  Vonis Henry Gunawan Simbol Harumnya Keadilan Bagi Korban

“Biasanya yang beli orang orang luar kota yang melintas. Ada dari Surabaya, Gresik, Tuban, dan dari jawa tengah,” ungkap khairoh pedagang jambu madu.

Harga jambu madu cukup relatif murah. Namun besar kecilnya mempengaruhi harga jual. Seperti jambu madu besar dijual dengan harga Rp 30 ribu perkilogramnya, jambu ukuran sedang Rp 25 ribu per Kg, dan jambu ukuran kecil diharga Rp 20 ribu per Kg nya.

“Harganya beda beda. Mulai dari Rp 20 ribu perkilogramnya sampai Rp 30 ribu perkilogramnya,” katanya.

Yang membedakan jambu air asal paciran dengan jambu ditempat lain yaitu buahnya yang tebal, renyah dan manis. Didalam buah jambunya pun tidak terdapat biji dan utuh daging jambu.

Baca:  Pemkot Mojokerto Kucurkan Kredit Tanpa Bunga untuk Pelaku UMKM

“Kebetulan bulan ini lagi pas panen panennya. Jadi semua warga berjualan jambu disepanjang jalan di paciran. Buahnya manis banget mas, boleh dicoba,” saat pedagang menawarkan ke pembeli.

Dijamin, buahnya yang manis dan penyajiannya pun buah fresh langsung dari pohonnya. “Buahnya segar segar mas, kita jual langsung petik dari pohon jadi masih fresh,” ungkapnya. (Fer)