Nyolong Motor di Masjid, Warga Ponorogo Dicokok Polisi

Macro view of metal handcuffs on black wooden office table with selective focus effect

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Anggota Opsnal Satreskrim Polres Ponorogo berhasil mengamankan AH(33) warga Desa Gupolo, Kecamatan Babadan, Ponorogo pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Penangkapan pelaku pencurian kendaraan bermotor ini bermula saat pada Selasa(25/07/2017) lalu pelaku mengambil sepeda motor Honda Vario Nopol AE 4301 BW milik Ari Prasetyo (26) warga Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun di tempat parkir masjid Istiqomah yang berada di Jalan Banowati 19, Kelurahan Purbosuman Kecamatan/ Kabupaten Ponorogo.

“Saat kejadian kunci masih motor masih menancap di motor,”ucap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Darmawan.

Baca:  Update COVID- 19 Ponorogo, Positif Tambah 16 dan 14 Dinyatakan Sembuh

Selang beberapa hari kemudian anggota Satreskrim Polres Ponorogo melihat barang bukti pencurian sesuai dengan yang dilaporkan korban.

Tak mau kehilangan buruanya, anggota Opsnal Satreskrim Polres Ponorogo langsung melakukan pembuntutan saat berjalan.

Bahkan petugas mengikuti hingga ke Magetan dan setelah kembali lagi ke Ponorogo.

Setelah yakin atas barang bukti benar-benar sesuai dengan motor milik korban yang dilaporkan hilang di Masjid Istiqomah, anggota Opsnal langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di Jalan Imam Bonjol, Ponorogo.

Polisi mengamankan barang bukti(BB) berupa :1 buah sepeda motor Honda Vario AE 4301 BW, 1 buah BPKB, 1 bh STNK.

“Saat ini pelaku kita lakukan penahanan untuk proses pemeriksaandan pengembangan kasus,”terang AKP Rudi Darmawan.

Baca:  Ngecek Togel Warga Nologaten Dibekuk Polisi

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman paling lama 7 tahun kurungan penjara.(*)