Kreatifitas Warga Bikin Patung Untuk Karnaval

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Berbagai macam kreatifitas ditunjukkan warga Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan  dalam memeriahkan karnaval HUT RI ke-72, sepekan lagi.

Disana-sini kita temui kerangka-kerangka dari bambu membentuk beberapa patung yang sangat kreatif dengan berbagai ide. Warga RT 01/RW01 misalkan, membuat suatu ide yang super kreatif.

Keserakahan telah melanda masyarakat jaman sekarang, mulai tingkat atas sampai bawah apapun bentuknya. Kondisi inilah yang menjadikan dan melahirkan ide kreatif dari warga RT 01/RW 01 Desa Banjarmadu, Karanggeneng Lamongan, menyambut karnaval yang akan digelar, yakni dengan membuat makhluk menyeramkan sebagai lambang keserakahan.

Mengapa? Andi (26), salah satu penggagas patung tersebut menyebutkan, tujuan pembuatannya tak lain adalah sebagi bentuk aspirasi rakyat.

Baca:  Usai Digeledah KPK, Bupati Malang Ditetapkan Menjadi Tersangka

“Apa yang kami buat ini merupakan penyampaian suara moral masyarakat kepada para manusia agar tidak serakah,” ujarnya yang diamini oleh rekan lainnya.

Ia menganggap bahwa saat ini keserakahan sebagai sumber masalah di masyarakat kita. Ia berharap, itu semua bisa segera disadari.

“Kalau ini jalan terus menerus tentu akan berdampak pada rasa kebersamaan kita selaku makhluk sosial,” tambah Andi.

Membuat patung seperti ini sudah dilakukannya sejak 4 tahun lalu. Semua ide dari dirinya sedangkankan pengerjaannya dilakukan bersama-sama dengan pemuda di wilayah RT nya. Pengerjaannya dilakukan hampir satu minggu, pada waktu siang dan malam hari. Dari pengamatan awak media ini, patung tersebut sangat halus hasilnya sebagai bukti ketelatenan dalam pengerjaannya.

Baca:  Kedapatan Bawa Sabu, Kakek Asal Jombang Diamankan Polisi

Biaya yang dihabiskan dalam mengerjakan patung yang berbahan dasar Karung goni dengan kerangka bambu tersebut diperkirakan menelan anggaran hampir Rp.2.500.000 didapat dari swadaya warga RT tersebut. Patung dengan ketinggian hampir 4 meter ini rencananya akan diangkut dengan gerobak.

Karnaval di Banjarmadu, Karanggeneng akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus tersebut akan diikuti oleh 7 RT dan masing-masing RT akan mengeluarkan 2 patung sebagai unggulan peserta.

Seperti pengalaman tahun sebelumnya, patung-patung buatan masyarakat Banjarmadu setelah dipakai karnaval di desanya banyak dipakai oleh desa lain dengan sistem sewa. Sekali sewa tarifnya Rp. 500.000.

”Yang tahun kemarin patung buatan saya setelah dipakai karnaval di sini, kami sewakan sampai 6 kali ke berbagai desa tetangga, terakhir kami jual dengan harga Rp. 750.000”, terang Andi sembari tertawa.

Baca:  Calon Pensiunan PNS Di Bekali Keterampilan Hidroponik

Dengan banyaknya patung-patung buatan masyarakat Banjarmadu ini, diharapkan mampu memeriahkan karnaval sebagai ajang unjuk kreasi lingkungan masing-masing RT. Kebanggaan terhadap hasil karya sendiri akan mampu memupuk rasa nasionalisme terhadap tanah airnya. (Omdik)