Menangis Ketakutan Mewarnai Imunisasi MR di Lamongan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Tak sedikit anak ketakutan saat pogram pemberian vaksin untuk pencegahan penularan campak dan rubella pada salah satu Taman Kanak-Kanak di Wilayah Karanggeneng Lamongan. Mereka yang menjadi sasaran dalam program Imunisasi Campak (Measles) dan Rubella /MR ini ada yang takut dengan jarum suntik.

Beberapa anak menangis dan melawan saat petugas medis hendak menyuntik lengan mereka. Tidak hanya itu ada yang berlari ke luar ruangan, mereka menganggap jarum suntik adalah benda yang sangat menakutkan. Kanal Indonesia datang langsung hari ini, selasa (16/8/2017) di PAUD/TK Bunga Harapan Sumberwudi Karanggeneng Lamongan.

Saat petugas medis memasuki ruang kelas, kegaduan pun terdengar di ruang kelas. Beberapa anak teriak saat gilirannya untuk diimunisasi. Seperti tingkah si kembar Vani dan Vano (6), yang dari pertama tampak gugup dan ketakutan ketika awal melihat jarum suntik.

Baca:  Kemendikbud RI Memplotkan Piala Bergilir di Acara MCR & LRP 2018

Saat gilirannya diimunisasi Vani dan Vano dipangku sang ibu. Lilis (28) menutup mata anak-anaknya dengan kerudung yang ia pakai. Sembari mendekap satu persatu anaknya, Lilis mengalihkan perhatian dengan membujuk dengan omongan. Dengan menangis sesenggukkan Vani dan Vano pun merasakan jarum suntik di bahu kirinya, akhirnya ia pun tak mampu menahan teriakan.

“Dari dulu anak saya takut jarum suntik”, jelas Lilis usai anaknya diimunisasi MR.

Ternyata tak hanya para anak, bahkan beberapa ibu pun ada yang takut jarum suntik. Sehingga ketika anaknya diimunisasi salah satu ibu yang tidak mau disebutkan namanya menitipkan anaknya pada salah satu guru.

“Tadi ada beberapa ibu yang menitipkan anaknya untuk saya gendong dan pangku karena ibunya takut melihat anaknya disuntik”, kata Ucha (25) salah satu tenaga pengajar di TK Bunga Harapan Sumberwudi.

Baca:  Lihat Sawah Petani Tewas Kena Setrum Listrik Jebakan Tikus

Pemberian imunisasi Measles dan Rubella atau MR serentak dilakukan bagi anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun, pada bulan Agustus ini. Sementara itu, di PAUD/TK Bunga Harapan Sumberwudi Karanggeneng Lamongan hari mengimunisasi 101 anak dan 1 anak hari ini tidak masuk karena sakit.

“Pelaksanaan Imunisasi MR di PAUD/TK Bunga Harapan hampir semua sudah dilaksanakan, tapi ada yang belum Insyaallah besok diikutkan pada saat Posyandu di Balai Desa saja”, jelas Isti Fuji Rahayu (36) salah satu tenaga medisnya.

“Imunisasi ini dilakukan secara bertahap. Untuk bulan Agustus ini diberikan imunisasi anak usia sekolah. Sedangkan untuk bulan September akan diberikan imunisasi anak-anak pra sekolah,” tambah Isti. (Omdik)

Baca:  Sambut Idul Fitri 1440 H, Pemdes Sukorejo Gelar Lomba Unik