Upacara Detik Detik Proklamasi Bersama Mantan Teroris

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Ada yang berbeda dalam peringatan hari kemerdekaan RI tahun 2017 ini di Lamongan. Pihak Polres Lamongan secara khusus mengajak sejumlah mantan teroris, baik muda hingga sepuh, Pada Kamis (17/8/2017) menjadi petugas upacara.

Tepat pada pukul 10.00 Wib sebanyak 43 mantan teroris melaksanakan detik detik proklamasi dengan upacara bendera bersama Polres Lamongan, BNPT, Kodim 0812, Pemkab, dan masyarakat Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro.

Keberhasilan Polres Lamongan dalam merangkul mantan mantan teroris dipelopori Kapolres Lamongan AKBP Juda Nusa Putra S.I.K. Saat ini mantan teroris itu tergabung dalam Lingkar Perdamaian. Lebih dari 80 mantan teroris sudah bergabung dengan Lingkar perdamaian dan ikrar cinta NKRI.

Baca:  Tiang Penyangga Kabel Listrik di Pamekasan Merenggut Nyawa

Dalam upacara memperingati HUT RI ke 72 tahun, di pimpin langsung Kapolres Lamongan AKBP Juda Nusa Putra sebagai instruktur upacara. Sementara itu, mulai dari Perwira upacara, pembaca Proklamasi, Pengibar bendera, dan peserta upacara dibawahi mantan Teroris.

Rata rata mantan teroris ini mempunyai latar belakang sebagai teroris Bom bali satu, jaringan militer Afganistan, Mindanao Philipina Selatan, Ambon dan Poso.

Kini ke 80 mantan pelaku terorisme bergabung di Yayasan Lingkar Perdamai guna mengajak dan merangkul mantan teroris atau yang masih menjadi teroris untuk berhenti dari komunitas keterorisan.

Visi dan Misi Lingkar Perdamaian yakni menyediakan komunitas baru bagi mantan teroris dan mantan kombatan agar mereka tidak kembali menjadi teroris. Lalu, memperdayakan, melatih, dan mendorong para mantan teroris untuk bisa menjadi duta perdamaian, mempromosikaj dan menfasilitasi hubungan antar mantan untuk menciptkan suara yang kiat dan betsatu demi perdamaian. (Fer)

Baca:  Ikut Turunkan Jenazah, Ifan Seventeen Enggan Berpisah Dengan Dylan