Indek Harga Saham Menguat, Apakah Karena Sri Mulyani Masuk Kabinet Kerja ?

Sri Mulyani
Sri Mulyani

KANALINDONESIA.COM : Masuknya kembali Sri Mulyani dalam kabinet kerja hasil reshuffle jilid II dengan menempati menempati Meneteri Keuangan memberikan efek positif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang mengalami penguatan hingga mencapai level 5.300.

“Sebelum pengumuman indeks sudah berada di angka 5.000 dan sekarang 5.200,” kata Lucky Bayu, seorang analis Danareksa.

Meski demikian, selain faktor Sri Mulyani, ada beberapa unsur kuat lainnya, yaitu harga minyak dunia yang turun, serta respons positif atas kebijakan paket ekonomi jilid ke-13.

“Mereka (pasar) melihat bahwa sosok Sri Mulyani tersebut merupakan menteri yang memang memiliki kompetensi khusus di bidang ekonomi moneter. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Menkeu dan pada masanya prestasi serta kinerja rupiah pada saat itu cukup baik,” terang Lucky.

BACA JUGA : Jokowi Resmi Lantik Menteri Hasil Reshuffle Jilid II

Reshuffle Kabinet Jilid II, Sembilan Menteri Bergeser

Lucky Bayu berpendapat, IHSG akan terus mengalami tren positif hingga ke level 5.500 dan nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS juga akan menguat ke Rp12.800 per US$1 di akhir tahun.

Dia berkata, “Kita lihat reformasi terhadap ekonomi moneter, fiskal rasanya itu sudah cukup memadai sehubungan dengan kompetensi Sri Mulyani.”

Sri Mulyani adalah figur yang pernah menjadi menteri dalam kabinet Susilo Bambang Yudhoyono. Dia sempat menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia dan menjadi satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam 100 besar perempuan paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes.