Edarkan Pil Koplo, 3 Pemuda Dibekuk Polisi

tersangka pengedar pil dobel L saat diamankan Polisi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Tiga pengedar pil dobel L, dibekuk aparat dari unit Reskrim Polsek Ngusikan. Tiga orang pemuda tersebut yakni, DS (17), MA(24), warga Dusun Kemambang, Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Jombang Jawa Timur serta satu pelaku lainnya yakni RY (27), warga Dusun Dermo, Desa Mentaos, Kecamatan Gudo Jombang. Dari aksi ini, polisi berhasil mengamankan tiga pelaku berikut barang bukti ribuan butir pil dobel L siap edar.

”Ketiganya kita taangkap di tempat terpisah, masing-masing kita temukan barang bukti,” kata Iptu Subadar selaku Kasubag Humas Polres Jombang, Jumat 18 Agustus 2017.

Masih menurut Subadar, penangkapan pelaku pengadar Pil dobel L, ini bermula dari informasi warga akan maraknya peredaran pil dobel L yang ada di sekitar salah satu toko minimarket di wilayah tersebut. Berdasarkan informasi tersebut, petugas bergerak melakukan penyelidikan. Untuk memancing para pelaku, petugas melakukan teknik undercovrbuy (red : penyamaran). ”Kita pasang orang, pura-pura cari itu barang haram tersebut,” ujarnya.

Alhasil umpan yang dilakukan petugas berhasil, dan pada hari Kamis, 17 Agustus 2017, sekitar 10.30 WIB, pelaku akhirnya ditemui petugas berada di lokasi transaksi di depan salah satu minimarket di Wilayah Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan. Setelah digeledah oleh petugas, dari tangan tersangka petugas menemukan sebanyak 100 butir pil yang dikemas dalam satu plastik ukuran sedang berikut satu unit HP turut disita sebagai barang bukti.

Lanjut Subadar, setelah berhasil mengamankan tersangka petugas segera mengamankan tersangka berikut satu unit motornya ke Polsek Ngusikan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari pengakuan remaja yang masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Jombang, tersangka mengaku mendapat barang tersebut dari salah satu pemuda di dusunnya. ”Setelah kita kembangkan kita dapati tersangka MA,” paparnya.

Imbuh Subadar, petugas selanjutnya menggelandang DS menuju rumah MA. Selanjutnya dari tangan tersangka MA, polisi berhasil mengamankan sebanyak 1.500 butir pil dobel L yang dikemas dalam sejumlah plastik, selain itu satu unit HP beserta satu unit motor merk Tvs Apace turut di sita sebagai barang bukti berikut uang tunai Rp 450 ribu.

” Setelah dilakukan pengembangan, petugas akhirnya menangngkap tersangka lain, yakni RY, warga Dusun Dermo, Desa mentaos, Kecamatan Gudo. Dari penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan barang bukti sebanyak 750 butir pil dobel L  siap edar. Selain itu, polisi juga menyita uang tunai sebesar RP 400 ribu yang diduga hasil penjualan,” tukasnya

Atas perbuatannya, ketiganya terancam dijerat melanggar pasal 196 UU RI tahun 2009 tantang kesehatan, dengan ancaman 10 tahun penjara.(elo)