Setiap Hari Polisi Jombang Tangkap Pengedar Narkoba, Kali Ini 3 Pengedar Pil Dobel L Diamanakan

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Jombang membuat aparat dari Kepolisian setempat, terus melakukan upaya pemberantasan narkoba dari Kota Santri tersebut. Kabupaten Jombang mendapatkan peringkat ke 3 sejatim, terkait tingginya angka peredaran narkoba. Bahkan setiap hari Polisi dari Kabupaten Jombang berhasil mengungkap peredaran narkoba mulai dari Pil dobel L, hingga Sabu-sabu.

Kali ini giliran unit Reskrim Polsek Kudu, yang berhasil mengamankan tiga orang pengedar pil dobel L. Tiga orang pemuda tersebut yakni, EI (32) warga asal Dusun Badas, Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Jombang. CY (23) dan ME (22) pemuda asal Dusun Tembelang, Desa Senden, Kecamatan Peterongan Jombang. Dari aksi ini, polisi berhasil mengamankan tiga pelaku berikut barang bukti pil dobel L siap edar.

”Ketiganya kita taangkap di tempat terpisah, masing-masing kita temukan barang bukti,” kata Iptu Subadar selaku Kasubag Humas Polres Jombang, Sabtu 19 Agustus 2017.

Masih menurut Subadar, penangkapan pelaku pengadar Pil dobel L, ini bermula dari informasi warga akan maraknya peredaran pil dobel L yang ada di sekitar wilayah tersebut. Berdasarkan informasi tersebut, petugas bergerak melakukan penyelidikan. Untuk memancing para pelaku, petugas melakukan teknik undercovrbuy (red : penyamaran). ”Kita pasang anggota untuk, pura-pura cari itu barang haram tersebut,” ujarnya.

Alhasil umpan yang dilakukan petugas berhasil, dan pada hari Sabtu, 19 Agustus 2017, pelaku akhirnya ditemui petugas akan melakukan transaksi berada di di SPBU Menturus Kudu Jombang. Setelah digeledah oleh petugas, dari tangan tersangka petugas menemukan sebanyak 16 butir pil yang dikemas dalam satu plastik ukuran sedang berikut satu unit HP merek Polytron turut disita sebagai barang bukti.

Lanjut Subadar, setelah berhasil mengamankan tersangka petugas segera mengamankan tersangka berikut satu unit motornya ke Polsek Kudu untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari pengakuan tersangka pada petugas, tersangka mengaku mendapat barang tersebut dari salah satu temannya. ”Setelah kita kembangkan kita dapati tersangka CY,” paparnya.

Imbuh Subadar, petugas selanjutnya menggelandang EI menuju rumah CY. Selanjutnya dari tangan tersangka CY, polisi berhasil mengamankan sebanyak 14 butir pil dobel L yang dikemas dalam sejumlah plastik, selain itu satu unit HP merek Nokia.

” Setelah dilakukan pengembangan, petugas akhirnya menangngkap tersangka lain, yakni ME. Dari penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan barang bukti sebanyak 11 butir pil dobel L  siap edar dan HP merek Nexom. Selain itu, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 40 ribu yang diduga hasil penjualan,” tukasnya

Atas perbuatannya, ketiganya terancam dijerat melanggar pasal 196 UU RI tahun 2009 tantang kesehatan, dengan ancaman 10 tahun penjara.(elo)

Elo :Elo Jombang Kanalindonesia.com - Seputar Berita Nasional, internasional Terkini dan Update Setiap Hari.