Meski Sudah Lolos 16 Besar, PSIS Berhasil Taklukkan Persis 1-0

KANALINDONESIA.COM, SEMARANG: Derby Jateng antara PSIS Semarang melawan Persis Solo berhasil dimenangkan tuan rumah PSIS 1-0 melalui kapten PSIS Haudi Abdillah menit 45+1, dalam lanjutan liga 2 grup 4, Senin, (21/08/2017), di Stadion Jatidiri.

Kick off babak pertama dimulai atmosfir pertandingan sudah terlihat memanas, tuan rumah PSIS tampil menggebrak sejak menit awal.

Haudi Abdillah Cs berungkali mampu membuat kocar – kacir lini pertahan Persis. menit 20 pemain sayap kiri Melcior Leideker membuat ancaman melalui tendangan keras diluar kotak penalti sayangnya bola masih berhasil ditepis kiper Persis Agung Prasetyo, tak berselang lama melalui tendangan sudut yang di lakukan Rifal Lastori lalu kemudian bola ditanduk melalui kepala Kapten tim PSIS Haudi Abdillah menit 45+1dan berhasil merobek gawang Persis, hingga babak pertama selesai sementara dimenangkan tuan rumah PSIS.

Rupanya Pelatih PSIS Subangkit pada babak kedua melakukan pergantian pemain, Erik Dwi ditarik keluar dan diganti Frangky Mahendra, pergantian yang dilakukan Pelatih Subangkit tidak sia – sia, pemain bertubuh mungil itu berungkali mampu mengobrak – abrik pertahanan Persis yang dijaga Sony Setiawan CS melalui sayap kanan.

Tak mau kalah, tim tamu Persis juga mampu meladeni permainan cepat dan keras tuan rumah, sejak menit awal hingga berakhirnya pertandingan mampu merepotkan pertahan PSIS. Peluang menit 78 yang dilakukan Rudiyana melalui umpan terobosan yang diberikan Eli Nasoka tak mampu membuat gol, terlebih bola tinggal berhadapan dengan kiper PSIS yang dijaga Aji Bayu bola berhasil diselamatkan.

Laga pertandingan sore itu Wasit Very Permana memberikan tiga kartu kuning yaitu dua untuk pemain Persis dan satu untuk pemain PSIS. Hingga berakhirnya babak kedua kedudukan 1-0 tidak berubah untuk kemenangan tuan rumah PSIS.

Pelatih PSIS Subangkit mengatakan pertandingan sore ini berjalan menarik, tim tamu Persis Solo mampu meladeni permaian Haudi Abdillah Cs.

“Permainan Persis bisa dilihat keras dan cepat, sebaliknya kami juga bisa meladeni permainan cepat dan keras Persis, perolehan tiga point sore ini kami syukuri.” terangnya kepada media seusai pertandingan.

Manajer PSIS, Setyo Agung, menambahkan perolehan tiga point ini patut disyukuri, meskipun sudah lolos 16 besar kami tetap berupaya memenangkan setiap pertandingan.

” Bagi kami setiap pertandingan kami anggap final, terlebih perolehan point demi point itu untuk bisa menambah bekal untuk lolos babak selanjutnya, terakhir melawan Pesiba Bantul kami akan berupaya memenangkannya supaya bisa juara grop.” ujarnya.

Sementara itu pelatih Persis, Widyantoro, menyesali pertandingan, lagi – lagi kami dibuat geram oleh kepemimpinan wasit yang tidak fair play.

” Kami mengakui permainan PSIS bagus dan tim kami juga mampu meladeni permainan cepat tuan rumah.” terangnya.

Widyantoro menambahkan masih ada dua pertandingan sisa, yang paling dinanti pertandingan melawan PSIR Rembang karena sebelumnya pertandingan sempat dimenangkan PSIR dengan skor tipis 1-0.

” Pertandingan melawan PSIR sempat dihentikan karena lagi – lagi kami dicurangi kepemimpinan wasit, semoga pertandingan lawan PSIR berjalan fair play dan tim kami yg memenangkannya.” bebernya. (Ndi)

PSIS Semarang :

Aji Bayu, Haudi Abdillah, M Rio Saputro, Safrudin Tahar, Taufik Hidayat, Ahmad Agung Setya Budi, Ruud Gulids, Erik Dwi, Hary Nur, Melcior Leideker, Rifal Lastori

Persis Solo :

Anam Syahrul, Eli Nasoka, Ikhwan Ciptady, Agung Prasetya, Asyraq Gufran, Soni Setiawan, Akbar Riansyah, Bayu Andra, Bayu Nugroho, Dedi Cahyono, Rudiyana