Rombongan Pengantar yang Saling Berdesakan Warnai Pemberangkatan 1.282 CJH

Para pengantar CJH berdesakan di gerbang pendopo Kabupaten Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : 1.282 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Jombang yang terbagi dalam kelompok terbang (kloter) 75, 76 dan 77 diberangkatkan ke asrama haji Sukoliko Surabaya. Selain iringan doa dan tangisan kerabat, suasana saling berdesakan juga mewarnai pemberangkatan CJH yang akan berangkat ke tanah suci tersebut, Rabu 23 Agustus 2017.

Tak mau kehilangan momen para pengantar CJH mengabadikan moment keberangkatan sanak keluarga menggunakan kamera ponsel.

“Saya mengantar kakak ipar yang tergabung dalam kloter 77,” kata Didit (28), salah satu pengantar CJH asak Kecamatan Kesamben kepada awak media.

Sementara itu, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko berharap seluruh CJH diberi keselamatan mulai berangkat hingga pulang. “semoga para CJH menjadi haji mabrur. Semoga tahun depan lebih banyak lagi CJH dari Jombang,” ujar Nyono saat melepas keberangkatan para CJH di Pendopo Kabupaten Jombang.

Masih menurut Nyono, beberapa pejabat penting Pemkab Jombang yang juga berangkat ke tanah suci. Diantaranya Asisten 1 Bidang Pemerintahan Pemkab Jombang Purwanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hari Utomo, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Arif Gunawan, Kepala Dinas Peternakan Muhammad Jufri, Plt Kepala Dinas Sosial Syamto dan Direktur RSUD Jombang Pudji Umbaran.

“Keberangkatan mereka (red : pejabat) untuk melaksanakan ibadah haji. Sekarang sudah ada pelaksana tugas sebagai pengganti sementara. Itu tidak berpengaruh pada kinerja Pemkab Jombang,” ungkap Nyono.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, semula CJH asal kota santri ada 1.286 orang. Hanya saja empat diantaranya gagal berangkat karena berbagai sebab. Tiga CJH diantaranya sakit dan satu meninggal dunia sehingga menyisakan 1.282 CJH saja.(elo)