Pencari Kerja Geruduk Pameran Lowongan Kerja, Mulai Korban PHK Hingga Pencari Gaji Lebih Layak

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Setiajit saat melihat stand perusahaan di bursa kerja 2017 Jombang.

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Para pencari kerja geruduk, pameran lowongan kerja 2017 yang diselenggarakan di Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang yang juga dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Setiajit. Sedikitnya ada 7.000 orang pencari kerja yang memadati pembukaan pameran tersebut, termasuk seorang korban pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga para pencari kerja yang ingin mendapat gaji layak.

Seperti halnya Andika (23) warga Desa Puton, Kecamatan Diwek, Jombang Jawa Timur, yang mencari pekerjaan baru setelah menganggur akibat di PHK di salah satu pabrik pengolahan kayu tempatnya bekerja terdahulu.

“Saya tahu ada acara ini dari media sosial (facebook) dan sudah melamar di satu stand perusahaan industri kabel di Job Fair ini,”kata Andika kepada wartawan di lokasi, Rabu 23 Agustus 2017.

Hal berbeda diungkapkan Setyaningsih (23) seorang pencari kerja asal Desa Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Jombang ini mengaku sudah bekerja pada salah satu dealer motor. Hanya saja dirinya tetap ikut bursa kerja dengan harapan dapat diterima di tempat kerja yang baru, yang bisa memberikan gaji yang lebih layak.

“Masih melamar di beberapa tempat tadi, ada empat lowongan yang saya masuki lamaran. Salah satunya saya melamar di perbankan yang gajinya lebih tinggi,” ujarnya.

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko mengatakan, adanya bursa kerja yang di gelar di Jombang ini sangat membantu dalam upaya pengurangan jumlah pengangguran di Jombang. “para pencari kerja ini kan masih buntu informasi. Sehingga adanya job market fair ini sangat penting untuk pengurangan jumlah pengangguran,” ungkap Nyono sambil melihat stand sejumlah perusahaan di bursa kerja.

Masih menurut Nyono, pihaknya mengklaim telah terjadi penurunan jumlah yang signifikan. “Tahun lalu ada sekitar 42.065 pengangguran, sekarang turun menjadi 39.460. Bahkan tingkat penurunan angkatan kerja terbuka dari tahun lalu dari 100 orang banding tujuh yang menganggur. Sekarang 100 banding empat sampai lima orang (red : yang menganggur),”pungkasnya.

Selain dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim dan Bupati Jombang, pembukaan bursa kerja 2017 ini juga nampak dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jatim Abdul Halim Iskandar.(elo)