Manfaatkan Kecanggihan HP, Darwin Lancar Layani Tombokan Togel

Darwin Hakim Hidayat menunjukkan tiga HP miliknya yang digunakan untuk melayani judi togel.
Darwin Hakim Hidayat (tengah) tersangka

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dijaman moderen seperti saat ini hampir semua lapisan masyarakat memiliki handphone (HP). Barang canggih ini semakin memudahkan komunikasi antar warga. Namun, apa jadinya jika kecanggihan alat tersebut justru disalahgunakan.

Hal ini seperti yang dilakukan Darwin Hakim Hidayat (36). Pria ber-KTP di RT 004/ RW 001 Dusun Jarak, Krajan Desa, Jarak Kecamatan, Wonosalam yang juga tinggal di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, ini justru memanfatkan tiga unit HPnya untuk melayani tombokan toto gelap (togel). Walhasil Darwin dibekuk Unit Reskrim Polsek Ploso, Rabu 23 Agustus 2017.

“Pelaku dibekuk sekitar pukul 14.30 WIB saat berada di salah satu warung kopi di Dusun Ngelom Desa Rejoagung Kecamatan Ploso,” kata Iptu Subadar selaku Kasubag Humas Polres Jombang, Kamis 24 Agustus 2017.

Masih menurut Subadar, penangkapan terhadap, bermula dari penyelidikan petugas unit reskrim terhadap peredaran judi togel di Desa Rejoagung. Dalam pantauan petugas, di warung milik warga bernama Edi Basuki Utomo, ada seorang pria yang dicurigai melayani tombokan togel.

Untuk memastikan ini, salah satu petugas berpakaian preman menyaru sebagai penombok dan berniat titip tombokan kepada pelaku. Ternyata pria bernama Darwin menerima tombokan dengan memanfaatkan ponsel yang dimilikinya.

Setelah cukup bukti, petugas langsung menangkap serta membawa Darwin ke Mapolsek Ploso untuk pemeriksaan mendalam. Dari pemeriksaan diketahui ternyata pelaku memanfaatkan tiga unit ponselnya untuk melayani tombokan togel dengan sarana SMS (short message service) dan WA (WhatsApp).

“Tiga unit HP merek Xiaomi, Nokia dan Lenovo terdapat titipan tombokan nomer togel, uang tunai Rp 966 ribu, buku tabungan dan kartu ATM (anjungan tunai mandiri) salah satu bank serta sebuah sepeda motor bernopol S 3006 YQ, disita petugas. Pelaku kita jerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun,” pungkas Subadar. (elo)