Masih Saja Ada Warga membersihkan Lahan dengan Cara Dibakar

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Kebakaran lahan yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mulai memberikan dampak. Meski masih tipis namun asap mulai mengganggu aktifitas perjalan warga.

Pantauan Kanalindonesia.com Pada Jumat (25/8/2017) sore kabut asap terlihat di lokasi jalan raya Hutan Dadapan Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro. Kabut asap mengakibatkan pengguna jalan harus berhati hati saat melintasi lokasi kebakaran lahan.

Tampak setiap menjelang sore dengan sengaja warga membakar lahan untuk membuka lahan pertanian. Padahal pembakaran tersebut sangat membahayakan para pengendara. Dikarenakan, api merambat ke pinggiran jalan dan bisa menyambar pengendara.

Selain itu, salah satu pengendara Wawab mengatakan kabut asapnya sangat mengganggu penglihatan jarak pandang pengendara. Jadi ia harus berhati hati.

“Pembakaran lahan ini terjadi sudah 3 hari berturut turut. Disebelah selatannya malah hutan jati habis terbakar. Asapnya sangat mengganggu pengendara. Apalagi apinya sudah merambat ke pinggiran,” ucap Wawan, warga yang melintas lokasi kebakaran lahan.

Sejauh ini tidak ada upaya petugas dalam menangani pembakaran lahan tersebut, tak nampak satu petugas pun berada dilokasi.

“Dari kemarin nggak ada petugas. Yang ada malah pelaku pembakaran yang bebas sedang membakar lahan,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah turun tangan dalam menangani atau mensosialisasi terhadap warga sekitar hutan Dadapan untuk tidak membakar sembarangan.

“Kalau bisa pemerintah turun tangan menghadapi warga yang suka membakar hutan. Biar nggak ada kebakaran hutan lagi. Terus inikan masih banyak hutan yang belum terbakar, jadi diantisipasi,” jelas warga. (Fer)