Besok, Dipastikan Jenasah Indah Sumarsini Tiba Di Kampung Halamanya Ngawi

Supadmi memperlihatkan foto mendiang korban (Indah Sumarsini) TKW yang meninggal di Malaysia ( foto : dik_kanalindonesia.com)
Supadmi memperlihatkan foto mendiang korban (Indah Sumarsini) TKW yang meninggal di Malaysia ( foto : dik_kanalindonesia.com)
KANALINDONESIA.COM : Dua pekan lebih jenasah Indah Sumarsini seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang meninggal di Selangor Malaysia 15 Juli 2016 tak segera ada kejelasan kapan dipulangkan.

Akhirnya keluarga yang berada di Dusun Gentong Lor, Desa Gentong, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur, mendapatkan kabar kepastian dari KBRI di Malaysia tentang kepulanganya yang direncanakan Jumat(29/07/2016).

“Baru saja siang tadi ada telepon dari Kedutaan di Malaysia yang menjelaskan jenasah korban akan dipulangkan besok itu. Dan kemungkinan sampai dirumah sini besok sore itu,” terang Bayu Wahyudi salah satu kerabat korban, Kamis (28/07/2016).

Mengenai penyebab meninggalnya Indah Sumarsini kata Bayu, pihak keluarganya hingga kini belum mendapat informasi maupun keterangan yang pasti dari pihak pemerintah maupun otoritas Malaysia. Padahal keluarganya yang ada dirumah sangat mengharapkan mengetahui penyebab meninggalnya korban secara medis.

Seperti pengakuan Supadmi kakak sulung korban, meninggalnya Indah panggilan akrab dari korban sangat tidak wajar. Menyusul, lebaran kemarin tujuh hari sebelumnya korban sempat menghubungi dirinya via telepon dengan mengatakan kepengen pulang kampung. Namun lantaran gajinya tidak segera dibayarkan oleh majikanya terpaksa keinginan untuk menemui keluarganya dirumah tidak keturutan.

Kemudian rencana kepulangan jenasah korban dari Malaysia langsung dibenarkan Budi Priyanto selaku Kabid Transmigrasi Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dinsosnakertrans) Ngawi. Jelasnya, hasil komunikasi dengan KBRI di Malaysia maupun UP3TKI di Surabaya telah menerangkan jika jenasah Indah Sumarsini akan diterbangkan dari Selangor Malaysia Jum’at besok.

“Kepastian kepulangan jenasah korban memang besok itu dan sekarang sudah kita persiapkan berkas administrasi yang dibutuhkan,” pungkas Budi Priyanto.

(dik)