Sepi Pembeli Pedagang Hewan Kurban Menjerit

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Pedagang hewan kurban menjerit, menjelang Idul Adha 1438 H penjualannya masih sepi dan jauh menurun dibanding tahun lalu. Daya beli masyarakat menurun sehingga berpengaruh terhadap usahanya.

“Tahun ini sepi, sudah tiga hari  tidak ada satupun kambing yang terjual. Saya jadi bingung mau gimana lagi, harapannya tinggal empat hari kedepan, semoga banyak yang beli,” kata Nur Khosim.

“Setiap tahun saya memang selalu berjualan di sini,” sambungnya.

Ia menjelaskan, sudah mulai membuka dagangan hewan kurban sejak empat hari yang lalu dengan menyediakan kambing jenis domba serta Jawa. Pengalaman tahun lalu Konsumen yang datang kebanyakan mencari kambing jenis Domba karena harga yang terbilang murah.

“Kebanyakan mencari hewan jenis domba dengan harga standar Rp 1,8 juta sampai Rp 2juta,” terangnya. Ada yang datang langsung dan ada pula lewat telepon”, ujarnya Selasa (29/8/2017)

Pedagang lain, yang enggan disebut namanya mengungkapkan, harga kambing jenis domba dibandrol dari harga Rp1,7 juta sampai Rp 2 juta. Sementara itu untuk harga kambing Jawa dijual dengan harga Rp 2.5 juta hingga Rp. 3 juta. Saat ini dirinya lebih sedikit menyediakan stok dagangan hewan kurban karena prediksi menurunnya penjualan.

Untuk mendapatkan pasokan kambing, dia dapatkan dari masyarakat yang ada di kampung  sekitar tempat tinggalnya , Kecamatan Kecamatan Kalitengah, Karanggeneng dan Laren Lamongan.

“Kalau tidak laku sampai hari Raya Idhul Adha, kambing-kambing tersebut akan saya jual kembali ke pasar hewan,” terang Nur Khosim.

Dia bersama temannya memang pekerjaan utamanya pedangan kambing ke beberapa pasar hewan, sekarang dia memanfaatkan waktu yang tepat untuk menggelar dagangannya dipinggir jalan.  Dia juga mengharapkan sampai menjelang hari raya besok dagangannya habis. (Omdik)