FLPP BNI Madiun Sekitarnya, Sepi Peminat

KANALINDONESIA.COM: MADIUN: Pemberian dari pemerintah pusat dalam mendukung ‘Satu Juta Rumah” salah satunya melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui PT Bank Negara Indonesia (Persero) TBK. Namun, hingga kurun pertengahan bulan ini (Agustus), FLPP via bank plat merah ini atau BNI Madiun sekitarnya belum ada yang mengambil.

Demikian disampaikan Head Consumer Banking BNI Malang Bonnie Kusuma Hadi dalam “Sosialisasi Program Bersubsidi FLPP”, diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, di Aston Hotel Madiun, Senin (28/08/2017).

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Madiun Iswanto dan sejumlah kepala dinas terkait daerah Madiun sekitarnya.

“Saya merasa heran. Mengapa FLPP belum ada terserap ?. Atas kondisi itu, kami lakukan kegiatan ini dengan mengundang jajaran terkait, para developer hingga nasabah,” jelasnya. Sejumlah daerah mengikuti kegiatan yaitu Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan dan lainnya,” ujar Bonnie.

Melalui sosialisasi itu, tambahnya, belum ada penyaluran FLPP, mampu meningkatkan penyaluran FLPP. Harapan lain program itu makin dikenal masyarakat luas, sehingga ada masyarakat mengambil FLPP melalui BNI.

“Saya janjikan, segenap jajaran BNI memberikan support dan membantu pencairan dengan cepat,” tandas Bonnie lagi didampingi Pemimpin Kantor Cabang BNI Madiun Eko Indyartono langsung menyahut siap melaksanakan dan sukseskan program FLPP itu.

Hal senada disampaikan Kepala Divisi Pemasaran, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Alfian Arif menyatakan pihaknya ikut membantu sukseskan Satu Juta Rumah itu. “Jika sebelumnya, pelayanan berlangsung hingga masuk ke rekening selama 7 hari kerja. Sejak beberapa waktu lalu jadi 3 hari, kami secepatnya proses cukup dalam sehari,” ujarnya serius.

Terpisah, Wakil Bupati Madiun Iswanto menegaskan pihaknya memberikan kemudahan dalam sejumlah pengurusan pembuatan ijin rumah FLPP dan lainnya. Sejumlah daerah menerima FLPP memberikan kemudahan hingga keringanan sejumlah persyaratan pendirian rumah FLPP.

“Saya pasti sampaikan kepada Bupati (Muhtarom) soal ini, apalagi tujuan FLPP membangun perumahan bagi berpenghasilan kecil, agar bisa memiliki rumah layak. Bupati memiliki kepedulian masyarakat berpenghasilan kecil, terlebih untuk memiliki rumah layak,” ujarnya.  (sam)