Kunjungi Masyarakat Arus Bawah, Abdul Khodir Bantu Bedah Rumah dan Santuni Anak Yatim

abdul kodir saat kunjungi pendukungnya

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Abdul Khodir yang merupakan bakal calon kepala daerah (Bacakada), terus melakukan kegiatan sosial di kalangan masyarakat arus bawah. Pria yang sudah mendaftar di empat partai politik (parpol),  itu memberikan bantuan bedah rumah bagi warga miskin di sejumlah Desa di Kecamatan Diwek, pada Rabu 30 Agustus 2017.

Khodir yang mempunyai visi misi membangun Jombang, juga memberikan santunan untuk anak yatim di Desa Diwek. Kegiatan tersebut akan terus dilakukan hingga seiring dengan pelaksanaan pemilhan kepala daerah (Pilkada) Jombang 2018.

Kader partai Demokrat tersebut, datang dengan diiringi para pendukungnya. Mereka juga membawa sejumlah gambar untuk dibagikan pada warga. Kegiatan ini diawali dengan pembagian santuan untuk anak yatim.

Selanjutnya, Khodir mendatangi rumah milik Cornelis (92), salah satu warga setempat, yang rumahnya termasuk rumah tidak layak, dan belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah (Pemda).

“Saya menempati rumah ini mulai 1950. Sejak itu tidak pernah dibangun. Saya sudah mengajukan bantuan bedah rumah ke pemerintah, namun tidak pernah ada realisasi,” kata Cornelis kepada sejumlah wartawan, Rabu 30 Agustus 2017.

Atas kondisi itu, Khodir memberikan bantuan perbaikan rumah. Pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Demokrat Jombang ini bukan hanya mengumbar kata. Karena sebelumnya, Khodir juga sudah melakukan program serupa bagi warga kurang mampu, di sejumlah Desa di Kecamatan Peterongan.

“Rumah Pak Cornelis memang tidak layak huni. Sudah begitu, tidak pernah tersentuh program bedah rumah pemerintah. Oleh karena itu saya bantu untuk bedah rumah dari dana pribadi,” ujar Khodir.

Abdul Khodir merupakan salah satu bakal calon yang akan bertarung dalam Pilkada Jombang 2018. Pria yang bergerak di sektor jasa konstruksi ini mendaftar ke sejumlah parpol. Diantaranya PDIP, Partai Hanura, Partai Demokrat, serta Partai Nasdem. Pihaknya juga menyiapkan diri sebagai calon independent ketika nanti partainya tidak memberikan dukungan pada dirinya saat maju pada pilkada 2018 nanti.(elo)