Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Jombang Lakukan Penyuluhan serta Patroli

Pemasangan Banner serta Patroli yang dilakukan polsek Mojoagung

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Kapolres Jombang Jawa Timur, AKBP Agung Marlianto, memerintahkan pada seluruh Kapolsek jajaran untuk melakukan penyuluhan, himbauan serta penamasangan Baner untuk mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah hukum polres Jombang.

“Kita perintahkan kepada kapolsek jajaran sejak beberapa pekan terakir, sebagai tindak lanjut dari intruksi Presiden, serta pengaplikasian perintah dari Kapolri dan Kapolda Jawa Timur,” kata Agung saat ditemui di Kantornya, dijalan KH Wahid Hasym Jombang, Rabu 30 Agustus 2017.

Masih menurut Agung, selain melakukan penyuluhan, himbauan dan penamasangan baner, pihaknya juga mengintruksikan pada anggota Kepolisian untuk melakukan patroli rutin di wilayah Polsek – Polsek yang terdapat Kawasan Hutan. Diantaranya Polsek Wonosalam, Mojoagung, Ngusikan, Kabuh, Megaluh dan Bareng.

“Hal ini Guna mengantisipasi serta melakukan tindakan penanganan dini jika terjadi kebakaran hutan diwilayah polsek yang bersangkutan,” ujarnya.

Imbuh Agung, kegiatan tersebut akan diberlakukan hingga musim kemarau berakhir, serta melibatkan instasi terkait diantaranya Polisi Hutan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.

Diberitakan sebelumnya, Empat hutan di Kabupaten Jombang masuk dalam zona rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini disebabkan cuaca panas saat musim kemarau, banyak ranting dan dahan kering yang mudah terbakar. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, kawasan rawan karhutla adalah hutan di Kecamatan Kabuh, Ngusikan, Wonosalam, dan Kecamatan Mojoagung.(elo)