DPO Kasus Begal di Indramayu, Tewas di Persembunyianya di Ponorogo

jenazah jainuddin saat berada di kamar mayat RSUD dr Hardjono Ponorogo ( foto kanalindonesia.com)
jenazah jainuddin saat berada di kamar mayat RSUD dr Hardjono Ponorogo ( foto kanalindonesia.com)

KANALINDONESIA.COM : Satu orang yang masuk DPO Polsek Karengkeng, Indramayu, Jabar, JND(26) warga Desa Srengseng, Kecamatan Karengkeng, Indramayu dalam kasus pembegalan ditemukan tewas di tempat persembuyiannya di Desa Tugurejo, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jumat (29/07/2016)

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pelaku terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas saat akan menangkapnya.

Selain dikenal licin JND juga dikenal raja tega karena telah berulang kali melakukan pembegalan dan melukai korbannya.

Terakhir pelaku melakukan perampasan sepeda motor di wilayah hukum Polsek Karangkeng tanggal 27 Juli lalu, namun saat dilakukan upaya penangkapan pelaku berusaha melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam. Pelaku akhirnya ditembak polisi namun berhasil kabur dari kejaran.

Sadar identitasnya sudah diketahui polisi, JND akhirnya melarikan diri bersama istri nomor 4 ke rumah saudaranya di Desa Tugurejo, Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Namun karena luka yang diderita cukup serius, JND akhirnya tewas dilokasi persembunyiannya.

Sementara terbongkarnya identitas pelaku begal ini bermula dari kecurigaan tetangga sekitar lokasi persembunyian JND atas kematiannya yang dinilai tidak wajar karena terdapat luka dipinggang dan di dadanya, yang kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Sawoo.

“Saat melihat dan mengecek ternyata ditemukan luka di pinggang dan dada, akhirnya kami laporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Sawoo,”ucap Suwito, salah satu warga setempat.

Polisi yang curiga terdapat luka tembakan dipinggang akhirnya membawa ke kamar mayat RSUD dr Harjono guna dilakukan visum serta melakukan pengecekan dengan menghubungi Polres Indramayu.

“Setelah mendapatkan laporan dari warga, akhirnya petugas membawanya ke RSUD untuk dilakukan visum. Dan setelah itu kami lakukan koordinasi dengan Polres Indramayu, yang akhirnya terungkap jika yang bersangkutan adalah DPO Polres Indramayu dalam kasus begal,”ucap Kapolres Ponorogo, AKBP Harun Yuni Aprin, Jumat(29/07/2016) malam.

Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap AL istri JND serta kakak ipar JND yang rumahnya dijadikan lokasi persembuyian DPO kasus begal Polsek Karengkeng, Indramayu ini.

(wad)