MA.Matholi’ul Anwar Simo Sungelebak Memiliki 3 Siswa Asal Thailand

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bukan saja diikuti tenaga kerja (naker) asing ke Indonesia. Siswa asing juga bisa masuk ke sejumlah sekolah di Indonesia bersamaan dengan keperluan kebutuhan pendidikannya. Seperti pada salah satu Madrasah Aliyah (setingkat SMA) di Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan Jawa Timur juga menjadi tujuan beberapa siswa yang berasal dari Negeri Gajah Putih Thailand.

MA. Matholi’ul Anwar nama lembaga pendidikan  yang berada di kompleks Pondok Pesantren dengan nama yang sama seperti Madrasah Aliyah tersebut memang salah satu lembaga pendidikan yang unggul di kawasan Lamongan bagian utara tersebut.

“Madrasah kami memiliki kelas unggulan, sama dengan lembaga pendidikan negeri”, kata Fauzan Wakil Kepala Madrasah urusan Kesiswaan.

Fauzan menambahkan ”Siswa asing akan kami beri jam tambahan pelajaran dibanding dengan kelas reguler. Namun untuk perlakuannya sama dengan siswa asli Indonesia, tidak ada keistimewaan,”

Untuk jam tambahan bagi murid asing, menurut Fauzan, akan mengedepankan kurikulum yang ada, apalagi siswa tersebut tinggal di Asrama (Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar), maka pendidikannya diutamakan adalah ilmu keagamaan karena mereka datang ke Madrasah Aliyah tersebut dengan alasan memperdalam ilmu Agama terutama Agama Islam.

Perlu di ketahui bahwasanya, MA. Matholi’ul Anwar Tahun Pelajaran 2017/2018 ini memiliki 3 siswa baru dari Thailand mereka antara lain Mathayudin Kareng, Ibrahim Rao dan Ahmad Rao semuanya sekarang duduk di Kelas X. Mathayudin salah satu siswa dari Thailand itu mengatakan kepada awak media saat menyambanginya Kamis (31/8/2017) kalau dia datang ke Indonesia terutama di Simo Sungelabak Karanggeneng Lamongan ini karena MA Matholi’ul Anwar lembaga pendidikan yang maju, berimbang antara ilmu umum dan agamanya.

Dengan terbata-bata karena baru belajar Bahasa Indonesia, dia mengungkapkan teman-temannya juga bisa memahami kalau mereka masih belajar bahasa jadi mereka pun memakluminya. Ketiga siswa tersebut terlihat periang ketika bertemu dengan teman-temannya.

“kami juga ikut karnaval beberapa hari kemarin, saya suka cara orang sini (Indonesia) memperingati Hari Kemerdekaannya”, tambah Mathayudin.

Dia berharap walau mereka jauh dengan orang tua dan keluarga tetapi menuntut ilmunya serius dan sukses, agar nanti kalau pulang bisa mengamalkan ilmu yang di dapat dari MA. Matholi’ul Anwar Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan. (Omdik)