Tunggu Putusan DPP PKS, 95% Nyono Suherli Maju Pilkada 2018 Koalisi dengan PKS Jombang

ilustrasi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Jelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jombang 2018 nanti, Nyono Suherli Wihandoko akan maju kembali mencalonkan diri menjadi calon Bupati (Cabub), dengan dukungan berupa rekomendasi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Jombang, Jawa Timur bahkan 95 % Dewan Pimpinan Pusat (DPP) akan memberikan rekomendasi ke ketua DPD Jatim Partai Golkar tersebut.

“ intinya dari Jombang dan provinsi sudah fiks semua, tinggal nunggu keputusan dari DPP. Namun kemarin sudah ada pertemuan dengan berbagai pihak terkait Pilkada Jombang,” kata Mustofa selaku ketua DPD PKS Jombang, usai rapat paripurna, Senin 4 September 2017.

Lanjut Mustofa, pihaknya sangat yakin, mengenai rekom dari DPP akan turun pada Nyono yang akan menjadi Cabub Jombang pada Pilkada nanti. “ 90 hingga 95 persen kita yakin rekom akan turun pada pak Nyono, karena partai mempunyai AD/ART yang jelas mengenai mekanisme ini,” ujar anggota DPRD Komisi A tersebut.

Saat disinggung kapan rekom dari DPP akan turun ke Jombang, pihaknya mengatakan bahwa secepatnya rekom tersebut akan diterimanya dari DPP dan akan dilanjutkan dengan acara deklarasi.

“ kira-kira nanti bulan oktober atau akhir September rekomnya akan turun, dan nanti pasti kita kasi info tentang acara deklarasi pak Nyono,” ungkapnya.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, koalisi PKS dengan Golkar merupakan koalisi lama saat mengusung pasangan Nyono-Mundjidah (Noah) dalam Pilkada 2013. Namun kini dengan berubahnya kontstalasi politik di tingkat Nasioanal ternyata tidak berdampak pada koalisi partai politik di tingkat daerah. Jika mengacu koalisi tingkat Nasional komposisinya yakni PAN, PKS dan Gerindra. Tapi ditingkat daerah Golkar akan melakukan koalisi dengan PKS untuk pesta demokrasi pada 2018 nanti.(elo)