Ijin Tinggal Habis, Tim Pora Razia 214 Tenaga Kerja Asing Di Lamongan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Imigrasi Tanjung Perak Surabaya bersama Kesbanpol Lamongan, Selasa (5/8/2017) menggelar razia Tenaga Kerja Asing (TKA) disejumlah perusahaan di Lamongan, Jawa Timur.

Razia Tenaga Kerja Asing (TKA) ini dilakukan bersama kepala Kesbangpol Sudjito, TNI, Polri, Disnaker dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lamongan.

Petugas merazia sejumlah Perusahaan diantaranya merazia TKA di PT. Lamongan Marine Industri (LMI) yang berada di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran.

Terdapat 37 TKA asal China yang bekerja sebagai tenaga kontrak. Petugas memeriksa seluruh kelengkapan dokumen keimigrasian dan ijin resmi tinggal.

Setelah tidak menemukan TKA Bermasalah di perusahaan pembuatan kapal, petugas pun melanjutkan razianya ke perusahaan lainnya yang berada di Paciran. Disana petugas pun tidak menemukan adanya TKA yang bermasalah dengan kepemilikan dokumen.

Kepala Kesbangpol Sudjito menambahkan, keberadaan TKA harus terus dipantau setiap tahunnya. Karena pemegang ijin tinggal terbatas, dan harus diperpanjang.

“Tenaga kerja ahli mereka harus pegang ijin tinggal. Dan Izin mempekerjakan tenaga kerja asing kan bukan tenaga kerja kasar tapi tenaga kerja ahli,” terangnya.

Adapun keberadaan TKA di Lamongan sebanyak 214 orang yang bekerja di 16 perusahaan. Kebanyakan TKA berasal dari China dan india. Namun, dari 214 TKA tersebut seluruhnya memiliki dokumen lengkap dan kepemilkan ijin tinggal.

Sementara Kepala Kesbangpol Sudjito mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap TKA yang ada di Kota Lamongan dengan menyisir tempat kerja yang ditengarai sebagai tempat tinggal TKA ilegal.

Meski tidak ditemukan adanya warga negara asing ilegal, pemeriksaan dan pengawasan ini juga untuk mencegah tindak kriminalitas dan penyelahgunaan visa kunjungan ke indonesia. (Fer)