Polisi Sita Bir dan Arak, Penjual Miras Dikenakan Tipiring

Polisi menyita sejumlah botol miras dari warung milik Saidun

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Jombang, menyita beberapa botol bir dan arak putih (minuman keras) dari warung milik Saidun (50), warga RT 002/ RW005 Dusun Karangri, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang Jawa Timur, pada hari Sabtu 16 Sepetember 2017, sekitar pukul 22.00 WIB.

Selian mengamankan puluhan botol miras, petugas juga mengamankan dua pemuda yang sedang asyik minum miras di warung tersebut. Mereka berinisial  AS (23) dan FH (23), keduanya warga Dusun Ngemplak Desa Podoroto Kecamatan Kesamben.

“Penggrebekan dilakukan berdasarkan informasi warga jika di warung tersebut menjual miras tanpa ijin,” kata Iptu Subadar selaku Kasubag Humas Polres Jombang, Minggu 17 September 2017.

Subadar melanjutkan, setelah mendapat informasi  tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan dengan mengirim sejumlah personil berpakaian preman. Dari penyelidikan itu, polisi memperoleh kepastian jika memang benar warung milik Saidun menjual miras tanpa ijin.

Setelah dilakukan penggrebekan, dari sini petugas menemukan barang bukti yakni, enam botol bir hitam Guinness, 12 bir Bintang serta enam botol arak putih. “Kalau BB (barang bukti) dua pemuda yang menenggak miras hanya sisa 1/4 bir Bintang dan teh berkarbonasi merek Tebs,” ungkap Subadar.

Lantaran penjual tidak memiliki ijin penjualan, barang bukti langsung disita untuk kemudian segera disidangkan dalam perkara tindak pidana ringan (tipiring) di pengadilan negeri setempat.

“Pemilik diduga melanggar Pasal 7 ayat (4) Perda Kabupaten Jombang nomer 16 tahun 2009 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol dan dijerat tindak pidana ringan (tipiring). Sedangan dua pemuda kedapatan mengkonsumi miras diberi pembinaan,” pungkas Subadar. (elo)