Polda Jatim Pantau Pil PCC, Suran tanpa motor.

 

KANALINDONESIA.COM: MADIUN: Kapolda Jatim Pol Machfud Arifin menyatakan hingga saat ini diwilayahnya belum ditemukan peredaran Pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol). Meski belum ditemukan, seluruh jajaran untuk melakukan pemantauan, pengawasan dan penertiban, jika ditemukan peredaran Pil itu.

“Saya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran, baik Polda Jatim sendiri, Polres Kota, Polres hingga Polsek untuk waspada hingga memantau. Alhamdulillah, sampai sekarang belum ditemukan, mudah-mudahan tidak ada,” ujar Kapolda Jatim, usai “Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Aman Suro 2018”, di Alun-alun Kota Madiun, Senin (18/09/2017).

Menurutnya kewaspadaan tinggi peredaran Pil PCC patut dilakukan, karena bahaya pil itu hingga menelan korban jiwa. Diminta kepada siapa pun mengetahui peredaran Pil PCC untuk melapor ke aparat terdekat, begitu juga pihak terkait peredaran hingga penjualan. Pil PCC dulu hanya boleh dibeli memakai resep dokter.

“Saya juga minta apotek dan pihak lain seperti distributor, jika masih menyimpan segera diserahkan kepada pihak berwenang. Padahal, peredaran Pil PCC itu sudah dilarang sejak 2013 lalu, jika ada pihak berani edarkan pil itu dijamin berurusan dengan hukum,” tandas jenderal bintang dua ini.

Menyinggung soal Suran, ia mengatakan ada pmberlakuan larangan berkonvoi dengan motor atau roda 2, untuk antisipasi bentrok antar perguruan silat pada perayaan Suran nanti. “Hal itu, karena tercatat ada 11 perguruan silat di Madiun yang akan melaksanakan kegiatan tersebut meski tidak bersamaan,” ujarnya lagi.

Dari 11 nama perguruan silat yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persuadaraan Setia Hati Tunas Muda (PSHTM) Winongo, Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad, IKS Kera Sakti, Ki Ageng Pandan Alas, Tapak Suci, Pro Patria, Persinas ASAD, Merpati Putih, Pagar Nusa dan Cempaka Putih.

Ada kesepakatan bersama antara pimpinan perguruan silat dan kepolisian serta muspida, bahwa anggota pedilat di larang berkonvoi menggunakan kendaraan motor roda 2. “Sudah ada kesepakatan dari seluruh perguruan, dalam kegiatan nanti dilarang bawa motor, Kami percayakan polres masing – masing wilayah untuk pengamanan. Untuk Polres Madiun Kota sendiri sekitar 1600,” jelas Kapolda Jatim.

Sedangkan, untuk Polres Madiun sendiri polres melibatkan 1.331 personel tersebar di 12 wilayah polsek untuk amankan jalur lalu lintas. Jalur mulai perbatasan Nganjuk-hutan Saradan Kabupaten Madiun.

Dalam upacara apel gelar pasukan dalam operasi aman suro 2017 juga selain dihadiri Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto, Bupati Madiun Muhtarom, juga di hadiri Kapolres dan Komandan Kodim se Bakorwil Madiun.

Usai penandatanganan nota kesepakatan antara pimpinan perguruan silat dengan kapolda dan muspida di lakukan pertujukan seni pencak silat dari perwakilan 11 perguruan silat di Madiun. Ada juga aksi dari Polwan dan Polki Polresta Madiun dalam keahlian kanuragan silat.(sam)