Lagi-Lagi Kereta Api Tabrak Pengendara, Seorang Pelajar Tewas Mengenaskan

korban meninggal dunia akibat tersambar kereta api saat dievakuasi ke RSUD

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Kecelakan kereta api kembali terjadi di wilayah Jombang, Jawa Timur. Peristiwa naas ini mengakibatkan seorang pelajar bernama Niken Ayu (16), asal Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, meninggal dunia setelah tubuhnya berserakan tertabrak Kereta Api 424 Rapih Dhoho saat menyeberang di perlintasan kereta tak berpalang pintu.

”Korban masih pelajar, meninggal di lokasi. Jasadnya sekarang sudah dibawa ke RSUD Jombang,” kata Iptu Subadar selaku Kasubag Humas Polres Jombang, Senin 18 September 2017.

Masih menurut penjelasan Subadar, kejadian kecelakaan tersebut bermula saat korban hendak main ke rumah temannya. Saat itu korban berangkat sendiri mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi S 6128 WC.

Sekitar pukul 16.30, pada saat korban melintas di perlintasan kereta api tak berpalang pintu di KM 72.800, tepatnya di Dusun Balongrejo, Desa Badas, Kecamatan Sumobito muncul kereta api rapih Dhoho jurusan Blitar-Surabaya, yang dikemudikan Agung Nugroho dengan kecepatan tinggi.

Lanjut Subadar, tidak menyadari kedatangan kereta, pelajar salah satu SMAN di Kesamben ini terus saja melajukan motor, terlebih perlintasan kereta diketahui tak berpalang pintu, sehingga korban tertabrak dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Imbuh Subadar, seketika tubuh pelajar ini terpental berikut kendaraan motornya. Akibat luka berat yang dialaminya, korban seketika meninggal dunia. Kejadian itu sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi berikut anggota Polsek Kesamben. Seketika itu petugas segera mengevakuasi jasad korban ke RSUD Jombang berikut motor korban.(elo)