Dewan Kritisi RPJMD Bupati Ipong Yang Dianggap Kurang Detail Tentang Pendidikan

Rapat paripurna penyampaian RPJMD Bupati Ipong di DPRD Ponorogo
KANALINDONESIA.COM ; Hampir seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo menyoroti Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, yang kurang detail dalam menargetkan bidang pendidikan.

Anggota frkasi Golkar Andi Catur, mengatakan, selama ini bila dibandingkan di seluruh karesidenan Madiun, biaya pendidikan di Ponorogo sudah sangat mahal.

“Kualiatas Pendidikan Ponorogo harus lebih unggul. Berarti juga harus biayanya lebih murah,” katanya.
Demikian juga saat dari Fraksi PDIP, Agung Priyanto, menyampaikan pandanganya,menurutnya Bupati Ipong harusnya lebih mendetail tentang pendidikan. Harus berani membuat regulasi untuk menutup biaya pendidikan.

“Jangan tempuk antara dana dari provinsi dan pusat. Karena biasanya bentuk kegiatannya sama yakni ruang kelas yang direhab,” terangnya.

Baca:  Gowes Bareng Digelar Kapolres Sampang dan Forkopimda, Ini Tujuannya

Dikatakanya Agung Priyanto, jika hal ini akan berujung pada pungutan yang dibebankan kepada siswa menjadi mahal. Karena semua tertumpuk pada rehab kelas.

“Tentunya berujung pada mahalnya Pendidikan. Karena semuanya pada rehab kelas. Yang lainnya tidak dibiayai,” terangnya.

Sementara Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, mengatakan menerima saja pandangan fraksi di DPRD. Dia juga akan berusaha menjawab pada sidang Paripurna mendatang

“Saya terima saja, nanti akan saya jawab. Tentu bidang pendidikan akan saya perhatikan,” pungkasnya.

(wad)